UMKM Diminta Laporkan Pungli! Kemendag: Potret, Rekam, Sebarkan
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Psikolog klinis dan forensik Kasandra Putranto menyebut rasa takut ketinggalan informasi atau Fear of Missing Out (FOMO) saat jeda dari media sosial dapat dikendalikan dengan mengubah pola pikir. Menurutnya, tidak semua informasi di media sosial penting untuk diikuti setiap saat.
Kasandra Putranto mengatakan tidak semua informasi di media sosial itu penting, sebab informasi penting tetap akan diterima meski tidak selalu terhubung gawai.
Dengan menyadari hal ini, seseorang dapat mengurangi rasa cemas saat memilih untuk jeda menggunakan media sosial.
"Untuk mengelola FOMO agar kesehatan mental tetap terjaga, ada beberapa langkah sederhana seperti menyadari bahwa tidak semua informasi penting. Informasi utama akan tetap sampai ke kita, meski tidak selalu online (terhubung media sosial)," kata Kasandra, Kamis (11/9/2025).
Menurutnya, penting untuk selalu mengingatkan diri sendiri bahwa wajar merasa tertinggal dan fokus dengan apa yang sedang dimiliki dan dijalani.
"Saat muncul dorongan buka medsos (media sosial), berhenti sejenak, tarik napas, dan tanyakan apa ini benar-benar perlu sekarang? Cara ini membantu melawan kebiasaan otomatis (membuka media sosial)," ucap Kasandra.
Selain mengubah pola pikir, langkah lain yang dapat dilakukan adalah membuat aturan pribadi membatasi akses media sosial, misalnya hanya membuka media sosial pada jam-jam tertentu. Dengan begitu, Anda akan terbiasa untuk tidak membuka media sosial setiap saat.
"Pengurangan penggunaan media sosial terbukti menurunkan tingkat kesepian dan depresi," ujar dia.
BACA JUGA: Purbaya Siapkan Kenaikan Anggaran Transfer ke Daerah
Mengisi waktu dengan aktivitas dunia nyata yang bermakna seperti olahraga, membaca buku, atau berinteraksi langsung dengan teman dan keluarga juga dapat membantu menjaga kesehatan jiwa serta mencegah rasa lelah akibat membuka media sosial dalam jangka waktu lama.
"Banyak orang, terutama generasi Z, merasakan dilema antara membutuhkan jeda dari layar untuk merawat kesehatan mental, tapi juga takut ketinggalan informasi atau FOMO. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan dan mengelola FOMO agar tidak jadi sumber stres," kata Kasandra
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.