Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, Hujan Ringan hingga Udara Kabur Melanda Sejumlah Kota
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Membatasi informasi soal demo yang berlanjut di beberapa wilayah akan membantu keluarga terhindar dari rasa stres dan merasa kewalahan.
"Supaya tidak stres dan kewalahan dengan informasi, tentu saja sangat penting untuk membatasi konsumsi informasi," kata Psikolog Klinis Anak dan Remaja lulusan Universitas Indonesia Gisella Tani Pratiwi, M.Psi.,saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Anggota Ikatan Psikolog Klinis (IPK) itu menyoroti bahwa banyak informasi seputar demo yang mengandung kekerasan, sehingga sangat rentan apabila anak, terutama remaja terlalu banyak menonton atau membaca berita tersebut.
BACA JUGA: Demi Kejernihan Pikir, Psikolog Sarankan Pilih-Pilih Berita
Seluruh berita yang mengandung kekerasan berisiko membahayakan ataupun menyakiti kondisi keamanan anak baik secara fisik maupun psikologis.
Oleh karenanya, akan lebih baik jika keluarga memilih waktu-waktu tertentu saja untuk melihat berita.
Keluarga, katanya, juga dianjurkan untuk memilih sumber informasi dari media-media dengan kredibilitasnya yang bisa dipercaya agar tidak terhasut oleh provokasi maupun berita bohong (hoaks). Misalnya, pendapat para ahli komunikasi maupun pakar sosial dan politik.
"Biasakan untuk tidak langsung percaya pada informasi yang diterima pertama kali. Jadi jika bisa, lakukan pemeriksaan ulang ke sumber lain, yang mengenai informasi tersebut, sehingga kita punya beberapa sumber yang bisa dipercaya," katanya.
Orang tua juga perlu membiasakan diri memeriksa informasi yang sedang diikuti oleh anak di rumah. Menurutnya, sangat penting untuk mengetahui dari mana sumber berita yang dilihat beserta dengan platform untuk mengakses informasi itu.
Gisella mengatakan orang tua juga harus menanyakan topik yang sedang dibicarakan oleh anak dan teman-temannya, disertai dengan meminta pendapat anak soal isu tersebut melalui diskusi bersama keluarga.
"Dari situ mungkin kita bisa cek sejauh mana pemahamannya dan hal-hal apa yang mungkin kita bisa kasih juga, informasi atau ide sumber informasi yang reliable," kata dia.
Dengan begitu anak-anak ataupun remaja mempunyai referensi yang jelas dan dapat dipercaya. Anak juga akan terbiasa mencari informasi melalui media yang kritis dan memiliki perspektif yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.