FK-KMK UGM Gelar Summer Course 2026, Bahas Kesehatan Tangguh Bencana
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Buah-buahan. - Foto ilustrasi Freepik
DOGIYAI—Buah-buahan adalah bagian penting dari pola makan yang sehat. Selain rasanya yang lezat dan segar, buah-buahan mengandung beragam nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.
Makan buah secara teratur dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, yang tidak hanya mendukung fungsi tubuh sehari-hari, tetapi juga mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa manfaat utama buah bagi tubuh seperti informasi yang dibagikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah (ididogiyai.org).
Buah-buahan seperti jeruk, apel, anggur, dan berry mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Serat yang terkandung dalam buah juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol total dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Konsumsi buah secara teratur, terutama buah yang kaya akan potasium seperti pisang dan jeruk, juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
- Contoh buah untuk kesehatan jantung: Apel, jeruk, anggur, pisang, dan berry.
Buah-buahan kaya akan vitamin C, seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan pepaya, yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C adalah antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, buah-buahan juga mengandung berbagai vitamin dan mineral lainnya, seperti vitamin A dan zinc, yang juga mendukung fungsi sistem imun.
- Contoh buah untuk meningkatkan sistem imun: Jeruk, kiwi, pepaya, mangga, dan strawberry.
Kandungan serat yang tinggi dalam buah-buahan membantu memperlancar proses pencernaan dan mencegah sembelit.
Serat larut dalam buah-buahan, seperti apel, pir, dan berry, membantu meningkatkan gerakan usus, sedangkan serat tidak larut membantu penyerapan air ke dalam tinja, membuatnya lebih mudah dikeluarkan.
Selain itu, buah-buahan juga mengandung enzim alami yang membantu proses pencernaan, seperti bromelain yang ditemukan pada nanas.
- Contoh buah untuk pencernaan: Apel, pir, kiwi, nanas, dan papaya.
BACA JUGA: Atasi Stunting, Peneliti BRIN Kembangkan Produk Pangan Lokal
Buah-buahan kaya akan antioksidan dan vitamin, seperti vitamin C dan vitamin E, yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin C membantu produksi kolagen, yang penting untuk menjaga elastisitas kulit dan mencegah keriput. Sementara itu, vitamin E membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi. Buah-buahan seperti alpukat dan berry juga mengandung lemak sehat yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit.
- Contoh buah untuk kesehatan kulit: Jeruk, pepaya, alpukat, berry, dan mangga.
Kandungan serat dalam buah-buahan juga dapat membantu mengontrol berat badan. Serat memberikan rasa kenyang lebih lama, yang membantu mengurangi keinginan untuk makan camilan tidak sehat. Selain itu, buah-buahan umumnya rendah kalori dan kaya akan air, sehingga cocok untuk dimasukkan dalam pola makan seimbang bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang sehat.
- Contoh buah untuk mengontrol berat badan: Semangka, melon, apel, jeruk, dan kiwi.
Beberapa buah mengandung vitamin A, beta-karoten, dan lutein, yang sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A dan beta-karoten membantu menjaga kesehatan retina mata dan mencegah degenerasi makula yang berhubungan dengan penuaan.
Lutein, yang ditemukan dalam buah seperti anggur, jeruk, dan kiwi, dapat membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet dan radikal bebas.
- Contoh buah untuk kesehatan mata: Jeruk, wortel, mangga, blueberry, dan kiwi.
Beberapa buah mengandung antioksidan kuat, seperti flavonoid dan polifenol, yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh dan mengurangi risiko kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker. Buah-buahan seperti blueberry, blackberry, dan apel mengandung senyawa ini dalam jumlah tinggi. Mengonsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan secara rutin dapat membantu mencegah perkembangan sel kanker dan melindungi tubuh dari penyakit kronis lainnya.
- Contoh buah untuk mencegah kanker: Blueberry, anggur, apel, cherry, dan raspberry.
Beberapa buah mengandung vitamin K, kalsium, dan magnesium yang mendukung kesehatan tulang. Vitamin K membantu tubuh menyerap kalsium, sedangkan magnesium berperan dalam membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat. Buah seperti kiwi, jeruk, dan papaya mengandung kombinasi nutrisi yang mendukung kesehatan tulang.
- Contoh buah untuk kesehatan tulang: Jeruk, kiwi, pepaya, dan blackberry.
Kandungan serat dalam buah juga membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah lonjakan gula darah yang dapat memicu diabetes tipe 2. Buah-buahan dengan indeks glikemik rendah, seperti apel, pear, dan berry, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Makan buah sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dapat membantu mencegah risiko terkena diabetes.
- Contoh buah untuk mengurangi risiko diabetes: Apel, pir, blueberry, dan cherry.
Buah-buahan tidak hanya enak dan menyegarkan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh kita. Mengonsumsi beragam buah setiap hari dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan sistem imun, menjaga kesehatan jantung, memperbaiki pencernaan, hingga melindungi kulit dan mencegah penyakit kronis.
Agar mendapatkan manfaat yang optimal, pastikan untuk memasukkan berbagai jenis buah dalam pola makan harian Anda, dan pilihlah buah yang segar dan alami. Dengan cara ini, Anda dapat mendukung kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Bagi masyarakat yang ingin tahu lebih banyak mengenai program serta kegiatan ididogiyai.org kunjungi laman resmi mereka di https://ididogiyai.org. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul berencana menyambungkan potensi wisata di wilayahnya dengan sektor industri agar kian maksimal.
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.