Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Ilustrasi film horor/nonton film horor- freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Film horor "Malam Keramat" dari rumah produksi Helroad Films siap tayang di bioskop Indonesia mulai 12 September 2024 dan menghadirkan kisah perjuangan seorang ibu untuk mempertahankan hidup sang anak.
"Film ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya di surga yang telah berjuang di dunia untuk anak-anaknya, cinta kasih mereka terus terasa mengalir bahkan saat mereka sudah tiada masih menjadi inspirasi untuk saya," kata Helfi Kardit selaku produser, penulis, dan sutradara film "Malam Keramat", dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.
Film "Malam Keramat" mengisahkan Dini (Frederika Cull), seorang sales property yang sedang hamil dan ditugaskan untuk menjual sebuah rumah mewah misterius.
Saat bertemu calon pembeli rumah tersebut, Dini mengalami kejadian aneh. Dia pun harus menghadapi teror makhluk berbentuk nenek menyeramkan, tepat di Malam Keramat yang dipercaya menjadi gerbang perpindahan alam makhluk-makhluk tidak kasat mata.
Sementara itu, Frederika Alexis Cull selaku pemeran Dini merasa antusias dengan proyek film horor perdananya itu. Selain cerita horor yang menarik, Frederika merasa karakter ibu yang ditonjolkan dalam film "Malam Keramat" terasa dekat dengan sosok ibu di sekitarnya.
"Ceritanya sangat menarik karena membahas ibu, karakter aku di sini Dini adalah pejuang," kata Frederika.
"Kita harus merasakan ketakutan, sakit, perjuangan, sampai tubuh itu bisa meyakinkan penonton," sambungnya.
Film "Malam Keramat" dibintangi oleh Frederika Alexis Cull, Samuel Rizal, Asyafiena Ukantas, Valeria Stahl, Kenya Nindia, Lily SP, Nicolle Pomantouw, dan Amagerald. Nantikan penayangan "Malam Keramat" di bioskop mulai tanggal 2 September 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.