IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi dan Anak
IDAI mengingatkan bahaya telur mentah bagi bayi dan anak karena risiko Salmonella. Simak cara mengolah telur yang aman untuk MPASI.
Film Laut Bercerita tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026, sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Film adaptasi novel Laut Bercerita dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026. Rumah produksi Pal8 Pictures sengaja memilih tanggal tersebut, yakni sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, untuk membawa semangat perjuangan generasi muda ke layar lebar.
Produser Laut Bercerita, Gita Fara, mengatakan pemilihan jadwal tersebut berkaitan dengan pesan yang ingin dibawa film garapan sutradara Yosep Anggi Noen itu. Film tersebut diadaptasi dari novel laris karya Leila S. Chudori dengan judul yang sama.
“Pastinya, kami akan merilis film 'Laut Bercerita' di bioskop-bioskop umum pada 29 Oktober karena kami ingin merayakan anak-anak muda Indonesia. Terlebih lagi saat ini, kami sangat berharap pada seluruh generasi muda Indonesia, dan film ini memang dirilis untuk merayakan semangat tersebut, karena dekat dengan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober," kata Gita Fara dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Gita Fara berharap kehadiran Laut Bercerita di bioskop dapat menjadi ruang bagi penonton masa kini untuk melihat kembali berbagai peristiwa pada masa lalu.
Menurut dia, film tersebut tidak hanya ditujukan sebagai tontonan, tetapi juga diharapkan memberikan pembelajaran sekaligus inspirasi bagi generasi muda.
Melalui kisah yang diangkat dari novel karya Leila S. Chudori, penonton diharapkan dapat menangkap pesan mengenai keberanian untuk bermimpi dan bergerak dengan cara terbaik bagi tanah air.
Dengan penayangan yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda, rumah produksi berharap semangat yang dibawa film tersebut dapat menemukan relevansinya dengan generasi muda Indonesia saat ini.
Meski membawa tema sejarah dan memiliki momentum khusus menjelang penayangannya, Laut Bercerita tetap akan diperlakukan sebagai film komersial biasa di bioskop.
Karena itu, pihak Pal8 Pictures menilai keberlangsungan film tersebut di layar bioskop sangat ditentukan oleh respons penonton, terutama pada beberapa hari pertama setelah resmi tayang.
Gita mengatakan jumlah penonton pada empat hari awal menjadi faktor penting yang akan menentukan bagaimana perjalanan film tersebut di bioskop.
"Penonton pada hari pertama, kedua, ketiga, dan keempat akan menjadi penentu bagaimana nasib film tersebut. Jika pemutaran mulai dikurangi, hal itu bisa terjadi karena minat penonton atau karena penonton belum datang ke bioskop," kata Gita.
Dengan demikian, penayangan Laut Bercerita pada 29 Oktober 2026 tidak hanya menjadi agenda peluncuran film adaptasi novel, tetapi juga menjadi momentum bagi penonton untuk menentukan keberlanjutan film tersebut di layar bioskop.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IDAI mengingatkan bahaya telur mentah bagi bayi dan anak karena risiko Salmonella. Simak cara mengolah telur yang aman untuk MPASI.
Kota Jogja mencatat 77 kejadian kebakaran hingga September 2026. Umbulharjo terbanyak, sementara Damkarmat belum merancang program baru pada 2027.
Bareskrim Polri memburu bandar dan penyuplai narkoba lewat operasi nasional. Sebanyak 60 orang diamankan di Jakarta dan Sumatra Utara.
Kelok 23 ditargetkan rampung pada 2027. Simak kendala pembangunan, rambu keselamatan, drainase, hingga rencana penataan lalu lintas.
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.