Kasus Ebola Kongo Bertambah, Otoritas Waspadai Penyebaran Cepat
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Ilustrasi tidur./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Apakah Anda salah satu orang yang sehari-harinya bekerja pada malam hari sehingga harus begadang? Anda wajib tahu, bahwa kerja sif malam berdampak signifikan terhadap kualitas dan kuantitas tidur.
Ada banyak dampak buruk dari kesehatan dari kebiasaan kerja sif malam ini. Selain itu, pekerja sif malam lebih rentan mengalami kesalahan dan kecelakaan.
Dilansir dari timesofindia, ini beberapa dampak buruk kesehatan dari kerja sif malam
Gangguan pola tidur juga berdampak pada tidur Rapid Eye Movement (REM), sehingga membuat tidur mereka kurang nyenyak.
Diperkirakan pekerja sif malam lebih rentan terhadap kesalahan dan kecelakaan, terutama pada jam-jam awal sif mereka. Gangguan pola tidur juga berdampak pada tidur REM, sehingga membuat tidur mereka kurang nyenyak.
Diperkirakan pula, pekerja sif malam lebih rentan terhadap kesalahan dan kecelakaan, terutama pada jam-jam awal sif mereka.
Studi epidemiologi yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Medicine telah menunjukkan dampak negatif kerja sif malam terhadap kesehatan mental.
Pekerja sif lebih mungkin mengalami kelelahan kronis, kecemasan, dan depresi. Mereka mungkin juga memerlukan pengobatan dengan obat-obatan psikotropika untuk mengatasi masalah ini.
Kerja sif malam mengganggu pola makan dan dapat menyebabkan masalah pencernaan. Pekerja sif malam acap mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan karbohidrat lebih tinggi karena kurang tidur.
Kebiasaan makan mereka seringkali tidak teratur sehingga menyebabkan masalah pencernaan.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Industrial Health menunjukkan bahwa pekerja sif malam lebih mungkin mengalami masalah pencernaan seperti mulas, sindrom iritasi usus besar, dan tukak lambung dibandingkan dengan pekerja siang hari.
Kerja sif dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan metabolisme seperti obesitas, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. Irama sirkadian yang terganggu, kualitas tidur yang buruk, dan pola makan yang tidak teratur berkontribusi terhadap gangguan metabolisme tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa pekerja sif memiliki kadar trigliserida dan kolesterol total yang lebih tinggi, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.
Ada hubungan yang kuat antara kerja sif malam dan gangguan kardiovaskular. Pekerja sif malam memiliki risiko lebih tinggi terkena kondisi seperti penyakit jantung iskemik.
Kerja shift malam dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami. Terdapat hubungan yang kuat antara kerja shift malam dan gangguan kardiovaskular.
BACA JUGA: Catat! Kurang Tidur Ganggu Kinerja Otak
Jangan takut. Berikut tip menjaga kesehatan bagi Anda, para pekerja sif malam:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Ketahanan keluarga bukan sekadar masalah kokohnya fisik bangunan rumah (house), tetapi lebih pada soal kenyamanan dan interaksi hangat di dalamnya (home)
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.