Kulkas Manusia Rp167 Juta Jadi Andalan Pekerja Jepang Lawan Gelombang Panas
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Kelelahan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kelelahan adalah hal yang wajar dirasakan setiap orang setelah beraktivitas. Namun, ketika rasa lelah datang terus-menerus tanpa sebab yang jelas, Anda perlu waspada karena bisa jadi itu tanda adanya masalah serius.
Kelelahan atau fatigue dapat didefinisikan sebagai kelelahan parah yang membuat Anda sulit bangun di pagi hari dan menjalani aktivitas. Anda mungkin ingin tidur seharian, tetapi tidur tidak membuat tubuh Anda segar kembali. Bagi masyarakat awam, penting untuk memahami perbedaan antara kelelahan biasa dan kelelahan kronis yang memerlukan perhatian medis.
Melansir dari WebMD, ada beberapa gejala yang bisa mengarah pada kelelahan. Pertama, kurang energi, kelelahan mental atau fisik yang membuat orang sulit menjalani hari. Kondisi ini memengaruhi kemampuan bekerja atau aktivitas lain. Kedua, mengantuk, Anda mungkin harus berjuang untuk tetap terjaga. Anda sudah tidur tapi rasanya masih lelah.
Ketiga, susah berpikir, susah fokus, mengingat sesuatu, sulit memberikan atensi pada sesuatu. Keempat, apatis, merasa kehilangan minat atau motivasi untuk melakukan sesuatu. Jika Anda merasakan gejala-gejala ini secara terus-menerus, sudah saatnya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Banyak kondisi yang memicu kelelahan, ada yang bersifat sementara dan kronis atau berlangsung selama enam bulan lebih. Pertama, kebiasaan sehari-hari.
Melansir dari Cleveland Clinic, penyebab kelelahan terus-menerus bisa jadi diet minim gizi seimbang, stres, jarang bergerak, dan konsumsi alkohol berlebihan. Kedua, gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan gangguan tidur akibat shift kerja dapat memicu kelelahan jangka panjang dan kelelahan ekstrem.
Ketiga, anemia, terutama anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Anda patut curiga akan gejala anemia saat kelelahan diikuti dengan palpitasi jantung, napas pendek, dan kulit pucat.
Keempat, alergi makanan. Makanan seharusnya memberikan energi, namun pada mereka yang memiliki alergi atau intoleransi makanan tertentu dapat memicu efek sebaliknya. Kelelahan bisa jadi tanda bahaya. Pada penyakit Celiac atau kondisi tubuh tidak bisa mencerna gluten, kelelahan bisa menandakan kekambuhan.
Kelima, infeksi. Banyak infeksi dapat memicu kelelahan seperti mononukleosis, HIV, Covid-19, influenza, radang paru-paru (pneumonia) dan penyakit Lyme. Keenam, masalah jantung dan paru-paru seperti penyakit jantung, sindrom takikardia ortostatik postural, penyakit paru obstruktif kronik, empisema, dan gagal jantung kongestif.
Ketujuh, masalah kesehatan mental. Tak hanya masalah kesehatan fisik, masalah kesehatan mental pun dapat membuat seseorang lelah terus-menerus. Kondisi ini meliputi depresi, kecemasan, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).
Jangan abaikan rasa lelah yang berkepanjangan, karena bisa jadi itu adalah sinyal tubuh yang membutuhkan perhatian serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Produksi minyak nasional Juli 2026 baru 578.156 bopd dari target 610.000 boepd. ESDM mengungkap sejumlah kendala dan strategi mengejarnya.
Puan Maharani memastikan DPR siap menerima aspirasi demonstrasi 27 Agustus 2026 dan meminta massa menjaga ketertiban.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.