Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Ilustrasi penyintas kanker - Reuters/Jim Bourg
Harianjogja.com, JAKARTA—Seperti penyakit pada umumnya, penanganan sejak dini akan membuat tingkat kesembuhan lebih besar. Begitu pula yang terjadi jika tubuh mengalami kanker pankreas. Kenali penyebab, pantangan dan solusinya supaya sel-sel kanker tidak dapat bertumbuh.
Pankreas adalah kelenjar di perut yang berada antara tulang belakang dan perut dan kanker pankreas merupakan suatu kondisi terjadinya mutasi sel-sel di pankreas dan berkembang biak membentuk tumor.
Hal Itu membuat hormon yang mengontrol kadar gula darah dan enzim yang membantu pencernaan. Kebanyakan kanker pankreas dimulai di saluran pankreas. Saluran pankreas utama (saluran Wirsung) menghubungkan pankreas ke saluran empedu umum.
Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas mengalami perubahan pada DNA-nya. DNA sel menyimpan instruksi yang memberitahu sel apa yang harus dilakukan. Pada sel sehat, instruksi memberitahu sel untuk tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu.
Pada sel kanker, perubahan memberikan instruksi berbeda. Perubahan tersebut memberitahu sel-sel kanker untuk membuat lebih banyak sel dengan cepat. Sel-sel kanker dapat tetap hidup ketika sel-sel sehat akan mati. Hal ini mengakibatkan terlalu banyak sel. Sel-sel kanker mungkin membentuk massa yang disebut tumor. Tumor dapat tumbuh menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Seiring berjalannya waktu, sel kanker bisa pecah dan menyebar ke bagian tubuh lain.
Baca Juga: Hati-hati! Kanker Pankreas Incar Perempuan
Kebanyakan kanker pankreas dimulai pada sel-sel yang melapisi saluran pankreas. Jenis kanker ini disebut adenokarsinoma duktal pankreas atau kanker eksokrin pankreas. Lebih jarang, kanker dapat terbentuk di sel penghasil hormon atau sel neuroendokrin pankreas. Jenis kanker ini disebut tumor neuroendokrin pankreas atau kanker endokrin pankreas. Kanker pankreas resisten terhadap banyak obat kanker yang umum, sehingga sangat sulit diobati. Penelitian yang sedang berlangsung berfokus pada deteksi dini melalui pengujian genetik dan metode pencitraan baru. Namun, masih banyak yang harus dipelajari karena kanker pankreas stadium awal sulit untuk terlihat pada tes pencitraan. Gejala Kanker Pankreas Faktanya kanker pankreas tidak memiliki tanda-tanda awal. Gejala biasanya baru akan muncul setelah tumor mulai mempengaruhi organ lain dalam sistem pencernaan.
Baca Juga: Wow, Masih 13 Bisa Ciptakan cara Pengobatan Kanker Pankreas Lewat Algoritma
Namun, terdapat gejala kanker pankreas paling umum yang mungkin termasuk:
Baca Juga: 10 Jenis Kanker Ini Dipicu oleh Obesitas
Faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko kanker pankreas meliputi:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Realme hengkang dari China! Pabrikan smartphone ini fokus ekspansi global dan ganti Realme UI dengan ColorOS. Simak alasan dan dampaknya bagi pengguna setia.
Persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 belum berakhir. Kylian Mbappe masih berpeluang menyalip Lionel Messi lewat laga perebutan tempat ketiga Prancis vs Inggr
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengancam sanksi hingga pidana bagi pelaku usaha yang merugikan peternak ayam dan telur. Pengawasan distribusi diperket
Wasit Slovenia Slavko Vincic ditunjuk FIFA pimpin final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina. Laga di New Jersey, Senin dini hari. Simak profilnya di sini.
Timnas Voli U-18 Indonesia vs Bahrain di klasifikasi AVC Championship 2026. Pelatih Odyk Hermanto: kunci kemenangan ada di kepercayaan diri! Saksikan Jumat sore