Dolar AS Melemah, Rupiah Berhasil Tahan di Bawah Rp18.000
Rupiah menguat 6 poin ke Rp17.980 per dolar AS pada Jumat pagi, didorong aliran dana asing dan stabilitas ekonomi domestik.
Lim Yoona dan Lee Chae Min menjadi pemeran utama dalam drama \"Bon Appetit, Your Majesty\". (Instagram-@tvn_drama)
Harianjogja.com, JOGJA— Dunia hiburan Asia kembali diguncang oleh gelombang demam drama China. iQIYI International, platform streaming terkemuka, baru saja merilis daftar Global Trending Content untuk periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026. Data ini menunjukkan dominasi drama China (drachin) yang meraih jumlah penayangan tertinggi di pasar global, dengan total lonjakan penayangan mencapai 130 persen secara tahunan . Apa saja judul yang berhasil mencuri perhatian penonton dunia? Simak ulasan lengkapnya.
Drama "Pursuit of Jade" yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei berhasil menduduki peringkat pertama tidak hanya dalam kategori drama China, tetapi juga di seluruh kategori konten di platform iQIYI . Drama bergenre romansa sejarah ini mengisahkan pernikahan kontrak antara seorang perempuan penjual daging dan seorang bangsawan yang jatuh miskin, yang perlahan tumbuh menjadi cinta sejati di tengah konflik politik dan peperangan . Keberhasilan drama ini tak lepas dari narasi pertumbuhan karakter perempuan yang tangguh serta estetika visual khas Timur . Bahkan, "Pursuit of Jade" menjadi drama China dengan pencarian terbanyak di Google secara global sejak tahun 2025 .
Di posisi kedua, ada "How Dare You!?" yang mengusung genre komedi politik kerajaan dengan sentuhan segar. Dibintangi Wang Churan dan Cheng Lei, drama ini mengadaptasi konsep transmigrasi populer di mana tokoh utama dari masa kini masuk ke dalam dunia novel dan harus bertahan hidup di tengah intrik istana . Humor yang dibawakan berhasil menyegarkan genre drama kerajaan yang selama ini terkesan serius . Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh "Love Between Lines" yang dibintangi Chen Xingxu dan Lu Yuxiao. Drama ini mengambil latar era Republik China dan memadukan romansa urban dengan elemen permainan misteri, menciptakan ketegangan antara hubungan asmara dan pemecahan teka-teki yang kompleks .
Tiga judul lainnya yang menarik perhatian adalah "Fated Hearts", "The Best Thing", dan "Speed and Love". Menariknya, ketiga drama ini sebelumnya sudah masuk dalam daftar 10 besar tahunan iQIYI pada 2025 dan kembali populer di 2026, menunjukkan daya tahan (long-tail appeal) konten premium . "Fated Hearts" yang dibintangi Li Qin dan Chen Zheyuan mengisahkan hubungan yang tumbuh di tengah konflik kerajaan . Sementara "The Best Thing" menawarkan tema penyembuhan emosional di dunia medis modern . "Speed and Love" membawa energi muda dengan tema balap dan perjuangan meraih mimpi .
Daftar lengkap 10 drama China terpopuler di iQIYI International periode Januari-Juni 2026 adalah sebagai berikut:
Peringkat ini disusun berdasarkan data internal iQIYI International untuk jumlah penayangan global dan mencerminkan tren konsumsi konten Asia di luar pasar domestik China . Menariknya, platform ini mencatat bahwa Southeast Asia masih menjadi pasar utama drama China, sementara East Asia mulai menyukai konten pendek (micro dramas), dan Latin America menunjukkan peningkatan minat berkat dubbing bahasa Spanyol dan Portugis . Hal ini menunjukkan bahwa drama China tidak hanya mendominasi Asia, tetapi juga mulai merambah pasar global dengan strategi lokalisasi yang matang .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah menguat 6 poin ke Rp17.980 per dolar AS pada Jumat pagi, didorong aliran dana asing dan stabilitas ekonomi domestik.
UNICEF konfirmasi foto Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal adalah asli. Keduanya kini sama-sama Duta UNICEF dan akan berhadapan di final Piala Dunia 2026.
AI China makin dilirik perusahaan global karena biaya jauh lebih murah dari OpenAI & Claude. DoorDash, Airbnb, Siemens beralih. Simak dampaknya bagi Indonesia.
Final Piala Dunia 2026: Duel guru-murid antara Luis de la Fuente (Spanyol) dan Lionel Scaloni (Argentina). Kisah instruktur dan mantan murid di panggung terbesa
Sudirman Said kembali diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah Petral periode 2008–2015. Ini merupakan pemeriksaan k
Penelitian terbaru dari Inggris mengungkap alasan perempuan dianggap lebih jago multitasking. Ternyata bukan karena kapasitas otak berbeda, melainkan kemampuan