Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Vitamin C
Harianjogja.com, JAKARTA – Salah satu nutrisi yang diperlukan tubuh adalah Vitamin C, atau yang juga dikenal dengan asam askorbat. Vitamin ini merupakan salah satu vitamin penting yang larut dalam air karena merupakan antioksidan yang dipercaya dapat mencegah sakit karena meningkatkan kekebalan, menjaga tekanan darah normal, mencegah peradangan dan meningkatkan kandungan kolagen pada kulit. Mereka juga memainkan peran penting dalam penyembuhan luka, menjaga tulang Anda kuat, dan meningkatkan fungsi otak.
Meskipun menawarkan sejumlah manfaat yang baik bagi kesehatan, konsumsi vitamin C yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda.
Melansir Healthline, Kamis (30/9/2021), kelebihan mengonsumsi vitamin C dapat menyebabkan masalah pencernaan. Gejala pencernaan yang paling umum dari asupan vitamin C yang berlebihan adalah diare dan mual. Asupan yang berlebihan juga telah dilaporkan menyebabkan refluks asam, meskipun hal ini tidak didukung oleh bukti.
Jika Anda mengalami masalah pencernaan akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin C, cukup kurangi dosis suplemen Anda atau hindari suplemen vitamin C sama sekali.
Umumnya, mengutip Medicine Net, Kamis (30/9/2021), tanda atau gejala seseorang kelebihan vitamin C seperti berikut:
· Mual dan muntah
· Diare
· Sakit perut dan kram
· Maag
· Insomnia (gangguan tidur)
· Sakit kepala
· Kelelahan
· Demam
· Batu ginjal
· Rambut rontok
· Sifat lekas marah
· Epistaksis (pendarahan melalui hidung)
· Kelainan menstruasi
· Penurunan berat badan
· Status mental yang berubah
· Kejang
· Nyeri dan kelemahan otot
· Patah tulang
· Pengeringan selaput lendir
Karena vitamin C larut dalam air dan tubuh Anda mengeluarkannya dalam jumlah berlebih dalam beberapa jam setelah Anda mengonsumsinya, cukup sulit untuk mengonsumsinya terlalu banyak.
Faktanya, hampir tidak mungkin bagi Anda untuk mendapatkan terlalu banyak vitamin C dari makanan Anda saja. Pada orang sehat, vitamin C ekstra yang dikonsumsi di atas jumlah harian yang direkomendasikan akan dikeluarkan dari tubuh. Singkatnya, Anda perlu mengonsumsi 29 jeruk atau 13 paprika sebelum asupan Anda mencapai batas atas yang dapat ditoleransi.
Namun, risiko overdosis vitamin C lebih tinggi ketika orang mengonsumsi suplemen, dan mungkin saja mengonsumsi terlalu banyak vitamin dalam beberapa keadaan. Misalnya, mereka dengan kondisi yang meningkatkan risiko kelebihan zat besi atau rentan terhadap batu ginjal harus berhati-hati dengan asupan vitamin C mereka.
Semua efek buruk vitamin C, termasuk gangguan pencernaan dan batu ginjal, tampaknya terjadi ketika orang meminumnya dalam dosis lebih besar dari 2.000 mg.
Jika Anda memilih untuk mengonsumsi suplemen vitamin C, sebaiknya pilih yang mengandung tidak lebih dari 100 persen kebutuhan harian Anda. Itu berarti 90 mg per hari untuk pria dan 75 mg per hari untuk wanita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Argentina akan mengenakan jersey biru-putih yang identik dengan tiga gelar juara dunia saat menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026. FIFA juga memastikan
Startup AI China Moonshot AI bersiap meluncurkan Kimi K3, model AI terbesar yang pernah dikembangkan di China. Kehadirannya disebut dapat mempersempit jarak tek
Mees Hilgers terancam didepak FC Twente. Pelatih van den Brom sebut tidak ada jalan kembali untuk bek Timnas Indonesia ini. Simak drama transfernya!
Cara mudah blokir dan buka blokir akun TikTok lewat profil atau komentar. Lindungi kenyamanan digital Anda hanya dalam beberapa langkah sederhana!
Chelsea Islan lahirkan anak pertama, Baby Clea, pada 8 Juli 2026. Aktris 31 tahun ini ungkap rasa syukur dan haru atas kelahiran putrinya.