Istana Minta Kasus Febrie Diproses Tuntas, KPK Belum Ambil Alih
Prasetyo Hadi meminta semua pihak menghormati proses hukum kasus Febrie Adriansyah. KPK menilai belum saatnya mengambil alih perkara.
Ilustrasi perempuan mengalami sakit mata karena terlalu lama melihat laptop/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Kondisi mata lelah banyak dikeluhkan selama masa pandemi Covid-19, mulai dari siswa hingga para pekerja. Simak 5 tips mencegah mata lelah berikut ini.
Meningkatnya bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan sekolah dari rumah (school from home/SFH) menyebabkan jam kerja yang tidak menentu, begitu pula dengan waktu menatap layar.
Meningkatnya waktu menatap layar atau screen time berdampak buruk pada kesehatan mata. Menatap layar gawai dapat mengurangi kedipan mata dan membuat pupil mata kering serta iritasi.
Berfokus secara intens pada layar dalam waktu lama, mengemudi terlalu lama, pekerjaan mendetail dalam jangka waktu lama seperti menulis dan membaca dapat menyebabkan kelelahan mata. Fokus yang intens berarti tidak sering berkedip.
Gejala mata lelah dapat dikenali dengan sakit kepala, nyeri dan kaku leher ataupun sulit berkonsentrasi. Selain itu, mata berair, penglihatan yang kabur, mata terasa panas atau gatal, serta sensitif terhadap cahaya. Gejala tersebut menunjukkan bahwa mata perlu istirahat karena terlalu lama fokus.
Berikut 5 tips untuk mencegah mata lelah selama pandemi Covid-19 seperti dilansir dari Times of India:
1. Tingkatkan ukuran font di laptop dan ponsel. Silau dan pantulan dari layar dapat menambah ketegangan pada mata. Meningkatkan font mungkin membantu.
2. Jangan terlalu dekat menatap layar. Usahakan jarak layar dengan mata kurang lebih 60 cm.
3. Kurangi kecerahan layar dan jangan lupa untuk berkedip.
4. Ikuti aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, lihatlah objek sejauh 20 kaki atau 6 meter setidaknya selama 20 detik. Hal ini akan memberi mata istirahat yang sangat dibutuhkan.
5. Saat mata merasa lelah, istirahatkan mata dengan berhenti melihat layar apa pun sampai mulai merasa lebih baik. Apabila semakin parah, lakukan pemeriksaan ke dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prasetyo Hadi meminta semua pihak menghormati proses hukum kasus Febrie Adriansyah. KPK menilai belum saatnya mengambil alih perkara.
Pemkab Sleman mengandalkan tiga strategi pengentasan kemiskinan, termasuk Beasiswa Sleman Pintar untuk mencetak satu sarjana dari setiap keluarga miskin.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Menteri PPPA menyebut kasus balita tewas diduga dianiaya ibu tiri di Bekasi menjadi alarm perlindungan anak dan menegaskan pelaku diproses hukum.
Dosen FH UGM Nabiyla Risfa Izzati mengaku mendapat ancaman dan diduga menjadi korban doxing usai mengkritik Menteri PU. Kampus mengecam intimidasi.
Mandatori B50 diperkirakan memangkas ekspor sawit Indonesia. Malaysia melihat peluang memperluas pasar global di tengah kenaikan konsumsi domestik.