Jangan Panik! Ini Solusi Efektif Atasi Rambut Rontok

Jumali
Jumali Selasa, 14 Juli 2026 09:17 WIB
Jangan Panik! Ini  Solusi Efektif Atasi Rambut Rontok

Ilustrasi rambut/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA—Rambut rontok merupakan kondisi yang hampir pernah dialami setiap orang. Dalam jumlah tertentu, kerontokan sebenarnya merupakan bagian dari proses alami karena rambut memiliki siklus pertumbuhan, masa istirahat, dan pergantian secara terus-menerus.

Namun, ketika jumlah rambut yang rontok terasa semakin banyak, rambut mulai menipis, atau muncul bagian kulit kepala yang terlihat lebih jelas dari biasanya, kondisi tersebut patut mendapat perhatian. Berbagai faktor dapat memicu rambut rontok, mulai dari pola makan yang kurang baik, stres, kebiasaan perawatan rambut yang keliru, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Karena itu, menjaga kesehatan rambut tidak cukup hanya mengandalkan produk perawatan dari luar. Perawatan dari dalam tubuh juga memiliki peran penting dalam mempertahankan kekuatan akar dan batang rambut.

Salah satu langkah utama yang dapat dilakukan adalah memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Rambut membutuhkan asupan protein, zat besi, zinc, vitamin D, serta omega-3 untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kekuatannya. Kekurangan salah satu nutrisi tersebut dapat meningkatkan risiko kerontokan.

Selain memperhatikan pola makan, pemilihan sampo yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala juga penting. Produk yang terlalu keras dapat membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan lebih mudah patah.

Kebiasaan keramas juga perlu diperhatikan. Terlalu sering mencuci rambut dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit kepala dan batang rambut. Frekuensi keramas sebaiknya disesuaikan dengan jenis rambut serta aktivitas sehari-hari.

Bagi pemilik rambut panjang, kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang juga sebaiknya dihindari. Tekanan berlebihan pada akar rambut dapat memicu kerusakan dan meningkatkan risiko kerontokan.

Penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi seperti catokan, hair dryer, maupun alat styling lainnya juga perlu dibatasi. Paparan panas berlebihan dapat merusak struktur batang rambut sehingga lebih mudah patah dan kehilangan kekuatannya.

Faktor psikologis juga tidak boleh diabaikan. Stres berkepanjangan diketahui dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan mempercepat kerontokan. Oleh karena itu, mengelola stres melalui olahraga, meditasi, aktivitas relaksasi, atau tidur yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan rambut.

Penggunaan kondisioner setelah keramas juga dianjurkan untuk membantu mempertahankan kelembapan rambut. Rambut yang terjaga kelembapannya cenderung lebih lembut dan tidak mudah patah saat disisir.

Cara mengeringkan rambut ternyata juga berpengaruh. Menggosok rambut terlalu keras menggunakan handuk dapat menyebabkan gesekan yang merusak batang rambut. Sebaiknya rambut dikeringkan dengan cara ditepuk-tepuk secara perlahan menggunakan handuk yang lembut.

Pijatan ringan pada kulit kepala juga dapat menjadi kebiasaan positif. Aktivitas ini dipercaya membantu meningkatkan sirkulasi darah di sekitar folikel rambut sehingga mendukung kesehatan akar rambut.

Selain itu, penggunaan minyak alami atau produk perawatan rambut yang sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kelembapan dan melindungi rambut dari kerusakan. Pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan jenis rambut masing-masing.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga menjadi bagian penting dalam perawatan rambut. Kekurangan cairan dapat membuat rambut tampak kering, kusam, dan lebih mudah rapuh. Karena itu, kebutuhan air harian perlu dipenuhi secara cukup.

Tidur yang berkualitas juga berkontribusi terhadap kesehatan rambut. Kurang tidur dapat memengaruhi proses regenerasi sel tubuh, termasuk yang berhubungan dengan pertumbuhan rambut.

Di sisi lain, terlalu sering berganti-ganti produk perawatan rambut juga tidak selalu memberikan hasil yang baik. Kulit kepala membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan suatu produk. Karena itu, penggunaan produk secara konsisten sambil memantau reaksinya lebih disarankan dibanding terus mencoba berbagai produk dalam waktu singkat.

Meski berbagai langkah perawatan dapat dilakukan secara mandiri, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis. Jika rambut rontok terjadi secara berlebihan, muncul area kebotakan, atau disertai masalah kulit kepala seperti gatal, kemerahan, dan peradangan, konsultasi dengan dokter perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Pada dasarnya, mengatasi rambut rontok membutuhkan kombinasi perawatan dari dalam dan luar tubuh. Menjaga pola makan yang sehat, mengurangi stres, menerapkan kebiasaan perawatan rambut yang tepat, serta memilih produk yang sesuai dapat membantu menjaga rambut tetap kuat dan sehat dalam jangka panjang.

14 Cara Mengatasi Rambut Rontok, yang dikutip dari Alodokter:

  1. Mengonsumsi makanan bergizi.
  2. Menggunakan sampo sesuai jenis rambut.
  3. Tidak terlalu sering keramas.
  4. Menghindari ikatan rambut yang terlalu kencang.
  5. Mengurangi penggunaan alat pemanas rambut.
  6. Mengelola stres dengan baik.
  7. Menggunakan kondisioner secara rutin.
  8. Mengeringkan rambut secara lembut.
  9. Memijat kulit kepala secara ringan.
  10. Menggunakan minyak atau perawatan rambut yang sesuai.
  11. Mencukupi kebutuhan air putih.
  12. Tidur yang cukup dan berkualitas.
  13. Tidak terlalu sering mengganti produk rambut.
  14. Berkonsultasi ke dokter jika kerontokan berlebihan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online