Netflix Kehilangan Potensi Rp628 Triliun Usai Kebijakan Baru
Saham Netflix anjlok lebih dari 10 persen setelah perusahaan mengurangi transparansi data penonton dan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat.
Poster film Rumah Singgah/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Sebuah kisah haru tentang persahabatan dan perjuangan melawan kanker siap menyentuh hati penonton tanah air. Film terbaru berjudul "Rumah Singgah" garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo resmi merilis poster dan trailer, memperkenalkan para karakter yang diperankan oleh deretan aktor dan aktris muda berbakat, termasuk Adhisty Zara dan Devano.
Film yang dijadwalkan tayang pada 27 Agustus 2026 ini mengangkat tema berat tentang pasien kanker, tetapi justru menyampaikan pesan tentang harapan, senyuman, dan kekuatan untuk bertahan di tengah keterbatasan waktu.
Bagi Anda pencinta film Indonesia dengan sentuhan emosional dan inspiratif, "Rumah Singgah" tampaknya wajib masuk dalam daftar tontonan. Mengusung sudut pandang yang jarang dieksplorasi—yakni kehidupan di balik tembok rumah singgah bagi pasien kanker—film ini menjanjikan pengalaman menonton yang menggugah perasaan tanpa harus larut dalam kesedihan berlebihan. Justru, senyuman dan kebersamaan menjadi benang merah yang ditenun dalam setiap adegannya.
Dalam film "Rumah Singgah", Adhisty Zara memerankan karakter Karla, seorang pelari muda berbakat yang terkena vonis kanker tulang dan menjalani perawatan khusus di sebuah Rumah Singgah. Sementara itu, Devano yang memerankan Luki mengatakan bahwa pendalaman para karakter dinilainya berlangsung cukup panjang, mulai dari proses riset, membaca naskah (reading), hingga mengunjungi langsung yayasan kanker. Pengalaman itu menimbulkan perpaduan emosi sedih dan ceria, karena mereka melihat bahwa para penghuni rumah singgah justru selalu tersenyum meski dalam kondisi sulit.
Simbol Origami dan Harapan yang Tak Pernah Padam
Film "Rumah Singgah" merilis official poster yang menampilkan enam karakternya, yaitu Karla (Adhisty Zara) yang memegang sebuah origami besar, ditemani Luki (Devano), Toni (Ciccio Manassero), Pika (Messi Gusti), Bu Andin (Dewi Irawan), dan Mang Didu (Aming). Mereka memandang ke atas dengan senyum yang menyiratkan harapan. Visual tersebut menjadi gambaran tentang semangat yang dihadirkan film ini, bahwa bahkan di tengah masa sulit, selalu ada alasan untuk tetap memandang ke depan.
Selain itu, official trailer yang dirilis mengajak penonton mengenal mimpi, ketakutan, sekaligus alasan yang membuat mereka terus bertahan. Origami yang hadir di poster menjadi simbol perjuangan mereka mewujudkan bucket list yang berisi mimpi-mimpi sederhana namun begitu berarti ketika waktu terasa semakin berharga. Film ini diproduksi oleh SENARA bersama Mandela Pictures dan Limelight Pictures.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saham Netflix anjlok lebih dari 10 persen setelah perusahaan mengurangi transparansi data penonton dan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat.
KTM akui masalah mesin MotoGP dari komponen pemasok. Kecelakaan Catalunya jadi pemicu. KTM butuh izin Ducati, Honda, Yamaha untuk perbaikan.
Hujan meteor Perseid 2026 mulai aktif sejak 17 Juli hingga 24 Agustus. Masyarakat Indonesia berpeluang menyaksikan bintang jatuh dan fenomena fireball.
NORAD dan FAA memberlakukan pembatasan ruang udara di New York dan New Jersey menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di MetLife Stadium.
Jadwal lengkap MotoGP Silverstone 2026, 7-9 Agustus. Rekor 11 pemenang berbeda dan perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3.
Google ganti nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook dengan fitur eksekusi kode untuk analisis data interaktif. Tersedia untuk pengguna AI Ultra dan Pro.