7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
107
Latri paham kadigdayan suaminya. Ia merangkul mesra leher Dinar dari belakang, bibir hangatnya menyentuh bahu suaminya, lalu menggelendot sambil mengempit pinggang dengan kedua kaki. Latri berbisik setengah menangis:
“Kangmas, aku siap mati bersamamu.”
“Hush! Kita hidup bersama, Yayi. Selamanya.” Dinar melangkah mundur tiga langkah. Mengerahkan ajian Bayu Bajra. Tubuhnya melesat rikat menabrak jendela yang ternganga lebar. Latri meski sangat percaya kesaktian suaminya toh terkagum-kagum ketika tubuhnya “terbang” lewat lubang jendela yang tidak seberapa jembar; begitu presisi dan hanya sedikit pundaknya menyentuh pinggir bingkai ventilasi.
Di luar, para prajurit masih sibuk memadamkan api, sebagian lagi menjebol pintu rumah tahanan. Ketika muncul seorang prajurit prawiratama menggendong pengawal penjara, mereka tertegun. Begitu prajurit itu meloncat jauh baru mereka mengenali wajah sipir yang digendong.
“Gusti Putri lolos. Gusti Latri lari. Kepung! Kejar!”
Banyak prajurit menghadang dengan tombak, pedang, trisula dan golok di tangan. Tanpa membuang waktu, Dinar bergerak cepat. Empat prajurit roboh. Ia tidak terbiasa menggunakan senjata panjang, maka tombak rampasan diserahkan kepada Latri, sedangkan ia sendiri memilih memakai pedang. Dinar mengamuk bagai singa murka.
Latri sendiri bagaimanapun pernah latihan meski kurang begitu minat olah kanuragan. Di punggung suaminya Latri menggerakkan tombak dengan sedikit kaku. Satu dua orang prajurit tergores walaupun tidak parah. Dalam posisi “mengemban” Latri, gerakan Dinar tetap luar biasa lincahnya.
Pedangnya berkelebatan ke beberapa penjuru dan banyak prajurit roboh dengan tulang retak yang tidak seberapa parah. Dinar hanya berniat membuka “jalan darah” tanpa ada hasrat membunuh musuh. Akan tetapi, semakin banyak yang roboh, kian banyak pula yang datang bak semut mengerubungi gula. Teriakan-teriakan mereka memekakkan telinga. Dinar cemas; bukan mengkhawatirkan dirinya tapi Latri. Ia mampu bergerak ke mana saja dengan leluasa, sedangkan Latri karena menempel lekat di punggungnya menjadi terbatas geraknya.
“Yayi, buang tombak dan pegang bahuku erat-erat,” bisiknya.
Latri bingung. Ia harus membuang senjata? Tapi ia percaya penuh, apa perintah suaminya langsung dijalankan. Tombak dibuang, lalu memeluk leher Dinar dengan kencang dan ..mesra.
Dengan amukan pedangnya, kerumunan prajurit menyibak dan kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya. Dinas menghimpun napas di dada, dan melayanglah tubuhnya ke atas genteng, tapi sebelum kakinya menginjak atap, belasan batang gendewa menyambar seperti hujan deras.
“Celakaaaa” Latri berseru cemas. Dan lagi-lagi ia dibuat terpana. Suaminya dalam posisi tubuh melayang di udara bisa memutar pedang seperti pusaran angin. Semua anak panah runtuh ke bawah. Bahkan tangan kirinya sempat menyambar dua batang anak panah. Tubuhnya terus ke depan sembari tangannya menyambitkan anak panah tadi. Terdengar teriakan dua orang prajurit yang menenteng busur, pundaknya termakan senjatanya sendiri.
Dinar berdiri gagah di atas genteng. Segera ia dikeroyok oleh puluhan orang prajurit dan kembali mengamuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san