6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
161
Seekor kupu-kupu melintas, kemudian hinggap pada kelopak bunga krisan. Dua jam lebih Warsi menunggu, kadang berdiri, kadang duduk di samping gapura untuk mengempaskan penat.
“Engkau perlu apa?” Wiku Sungging Raga keluar dari balik pintu. Mulutnya bau tuak. Ia berdiri dengan selop kulit buaya. Jubah putihnya yang gombor tetap tidak bisa menyembunyikan perut tambunnya. Kulit mukanya kasar bekas penyakit cacar. Bola matanya sehitam pualam.
“Mohon piwulang..”
“Bukan waktu yang tepat. Ini waktu bersemadi.” Wiku Sungging Raga mengorek sisa- sisa makanan dari sela giginya yang rumpang.
“Saya mau mati.”
“Kamu sakit? Parahkah?”
“Raja singa.”
“Jagat Dewa Bathara!” Muka sang wiku mungkret seperti bekicot.
“Nyai, engkau, hmm, sebangsa perempuan yang..”
“Saya lonte.”
“Jagat Dewa Bathara!” Wiku Sungging Raga mundur dua langkah.
“Kamu beragama?”
“Pelacur tidak memilih agama. Bicara uang semua orang sama agamanya.”
“Jagat Dewa Bathara!” Sang wiku memandang takjub.
Sejenak hening. Matahari perlahan mengendurkan panasnya.
“Nyi, kamu tergoda dosa.”
“Bukan tergoda. Melulu berdosa.”
“Iblis berhasil merayumu.”
“Saya dihimpit kemiskinan. Dan gagal mencari kerja selain nglonte.”
“Jagat Dewa Bathara.”
“Kemiskinan dan sulit mencari kerja, itulah iblis sebenarnya.”
“Dosamu tumpuk undung. Engkau perlu menebus semacam …”
“Untuk apa?”
“Jagat Dewa Bathara!” Muka sang wiku semakin kecut.
Warsi menegakkan badan.
“Dewa Bathara. Saya tidak butuh sesorah, saya tidak perlu tahu asal usul dosa. Persetan. Hidup saya gagal. Jantung saya mau copot. Selangkangan saya digerogoti raja singa. Barangkali saya segera mati. Saya perlu penguat iman, bukan wejangan.” Warsi menceracau. Ia menangis di bawah tudingan malaikat yang membawa pedang bernyala.
“Sayuk rukun aja tukar padu,” seru sang wiku.
“Agama ageming aji. Ia obor untuk menerangi atau membakar iman. Tidak ada faedah aku kemari. Pemimpin harusnya melayani umat. Engkau gagal dalam menjalankan tugas mulia.” Warsi bangkis, namun ia kembali menyeringai. Dada kirinya sangat nyeri.
“Agama untuk kebaikan manusia. Tapi pemeluknya kadang merepotkan karena memiliki kepentingan seperti engkau, Nyi.” Tangan sang wiku diangkat seperti mengacungkan salam rabia
“Yang berhak menikmati surga bukan hanya orang beragama, yang kadang hanya luarnya Aku, lonte bosok, penyintas raja singa, juga memiliki hak.” Warsi setengah berteriak.
“Engkau bicara sembarangan.” Wajah sang wiku gelap dengan bibir hitam belangkin.
“Andika tidak menyilakan aku masuk. Ini yang dimaksud sayuk rukun bebrayan?”
“Jagat Dewa Bathara! Dosamu besar, Nyi. Di dalam melakoni kehidupan harus memiliki nyali menghadapi risiko. Tapi tidak perlu memaksa diri berisiko. Engkau nyaman menjadi, ehm, pelayan birahi. Semoga engkau beroleh ampunan.”
“Semoga gusti mengampuni andika yang gagal sebagai gembala,” sergah Warsi.
“Engkau beringas seperti singa betina. Mungkin kamu menjadi gila, tapi tidak akan mati. Engkau tidak perlu wiku, tidak butuh bapa serani. Kesehatan jiwamu terganggu.” Wiku Sungging Raga menutup regol sedikit keras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.