Ivendo DIY Dorong Pelaku Industri Event Jogja Saling Bersinergi
Musda III Ivendo DIY mendorong industri event Jogja memperkuat sinergi, legalitas, standarisasi, dan menggarap potensi swasta.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Para peneliti dari Universitas Harvard telah memperingatkan bahwa orang yang lahir di musim semi dan musim panas memiliki risiko lebih tinggi meninggal karena penyakit jantung.
Sebuah studi baru mengungkapkan orang yang lahir di bulan April yang merupakan awal musim semi cenderung mengembangkan risiko penyakit jantung lebih tinggi.
Dilansir dari Mirror, studi yang diterbitkan di British Medical Journal (BMJ) melakukan observasi pada 116.911 wanita. Mereka menemukan bahwa yang lahir di bulan Maret dan Juli sekitar 9 persen lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung daripada mereka yang lahir bulan November.
Para wanita yang ikut dalam penelitian tersebut berusia 30 hingga 55 tahun. Mereka mengikuti penelitian rata-rata selama 38 tahun.
Selama waktu 38 tahun itu, tercatat ada 8.360 kematian akibat penyakit kardiovaskular, yang meliputi gangguan jantung dan pembuluh darah.
Karena itu, penelitian ini mencatat mereka yang lahir bulan April memiliki risiko kematian tinggi akibat penyakit kardiovaskular. Sedangkan orang yang lahir di bulan Desember memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular lebih rendah.
Namun, kematian akibat masalah kardiovaskular ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti status sosial ekonomi perempuan.
"Alasan lain dari risiko penyakit kardiovaskular dengan waktu kelahiran yang berbeda tidak dipahami dengan baik, tetapi dapat mencakup paparan pranatal dan awal pascakelahiran. Kondisi ini mencakup fluktuasi musiman pada ketersediaan nutrisi, infeksi dan penyebab peradangan, suhu iklim, tingkat polusi udara dan jumlah sinar matahari yang tersedia," ujar para peneliti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Musda III Ivendo DIY mendorong industri event Jogja memperkuat sinergi, legalitas, standarisasi, dan menggarap potensi swasta.
Profil Destry Damayanti, Gubernur BI 2026-2031, mulai pendidikan, karier sebagai ekonom hingga perjalanan di Bank Indonesia.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.