Tumor Otak Bisa Ditangani, Dokter Soroti Pentingnya Deteksi Dini

Newswire
Newswire Selasa, 01 September 2026 16:57 WIB
Tumor Otak Bisa Ditangani, Dokter Soroti Pentingnya Deteksi Dini

Ilustrasi kesehatan - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Diagnosis tumor otak tidak selalu berarti pasien akan menghadapi hasil pengobatan yang buruk. Dokter Spesialis Bedah Saraf MRCCC Siloam Semanggi, Dr. dr. Made Agus Mahendra Inggas, SpBS, mengatakan kesembuhan tetap menjadi target penanganan, sementara kualitas hidup menjadi perhatian ketika tumor tidak dapat disembuhkan secara total.

Menurut Made, penanganan tumor otak tidak hanya berfokus pada upaya menyembuhkan penyakit. Ketika kesembuhan total tidak memungkinkan, tim medis tetap berupaya agar pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

“Tumor otak itu bisa sembuh. Namun, kalau memang tidak bisa disembuhkan (total), minimal kita membuat target agar quality of life (kualitas hidup) pasien ini jadi lebih baik,” kata Made dalam MRCCC Siloam Semanggi Media Hospital Tour 2026 di Jakarta, Selasa.

Tumor Otak Bukan Berarti Hasil Pengobatan Buruk

Made mengatakan pasien dan keluarga perlu memahami diagnosis tumor otak sebagai sebuah perjalanan baru dengan tujuan penanganan yang jelas. Kesembuhan tetap menjadi sasaran, tetapi peningkatan kualitas hidup menjadi perhatian apabila kondisi pasien tidak memungkinkan untuk mencapai kesembuhan secara total.

Ia juga menegaskan bahwa munculnya tumor otak, termasuk penyebaran kanker ke otak, tidak serta-merta menunjukkan bahwa hasil pengobatan akan buruk.

“Tidak serta-merta bahwa munculnya tumor otak atau penyebaran tumor ke otak itu pasti hasilnya jelek. Tidak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa kondisi setiap pasien perlu dilihat berdasarkan keadaan masing-masing. Karena itu, diagnosis tumor otak tidak dapat langsung disamakan dengan hasil akhir pengobatan yang buruk.

Deteksi Dini Berpengaruh pada Hasil Penanganan

Selain kondisi pasien, waktu ditemukannya tumor juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pengobatan. Made mengatakan semakin kecil tumor ketika ditemukan dan semakin dini deteksi dilakukan, semakin baik pula hasil atau outcome yang dapat diharapkan.

“Prinsipnya adalah di mana pun tumornya, semakin kecil kita temukan, semakin dini deteksi kita lakukan, maka hasil atau outcome-nya akan semakin baik,” kata Made.

Karena itu, deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya mendapatkan hasil penanganan yang lebih baik. Ukuran tumor ketika ditemukan juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam proses tersebut.

Pasien dan Keluarga Perlu Terlibat

Dokter lulusan Spesialis Bedah Saraf di Universitas Airlangga tersebut menekankan bahwa penanganan tumor otak perlu dilakukan sebagai proses bersama. Pasien, keluarga, dan tim rumah sakit memiliki peran dalam menentukan langkah penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Pasien dan keluarga, menurut Made, perlu memperoleh informasi yang cukup mengenai kondisi yang dihadapi. Selanjutnya, keputusan mengenai langkah penanganan dilakukan bersama tim medis berdasarkan kondisi pasien.

“Ini bukan akhir dari segalanya, tapi suatu perjalanan baru yang harus dilakukan bersama-sama dari sisi pasien, keluarga, dan pihak rumah sakit,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, penanganan tumor otak tidak semata-mata dipandang dari sisi kesembuhan. Ketika kesembuhan total tidak dapat dicapai, peningkatan kualitas hidup pasien tetap menjadi salah satu target penting dalam perjalanan pengobatan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online