BPIH 2027 Naik Hampir Rp20 Juta, DPR Soroti Beban Jemaah
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
Ilustrasi kaki./Freepik
Harianjogja.com, TANGERANG—Kesemutan dan baal yang muncul pada tubuh tidak selalu merupakan keluhan ringan. Dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif Siloam Hospitals, dr. Andreas Willianto, mengatakan gangguan saraf tepi biasanya diawali dengan gejala seperti baal, kesemutan, rasa seperti tersetrum, kelemahan, hingga gangguan gerak.
Keluhan tersebut dapat muncul pada area leher, bahu, lengan, tangan, maupun tungkai. Gangguan pada bahu dan lengan, misalnya, dapat berkaitan dengan cedera saraf akibat trauma, gangguan pada pleksus brakialis, penjepitan saraf, nyeri saraf kronis, maupun tumor saraf tepi.
"Keluhan pada saraf tepi memerlukan pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan cedera saraf. Sebab gangguan saraf tepi dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk beraktivitas dan hidup mandiri," kata dr. Andreas Willianto di Tangerang, Kamis.
Mengenal Fungsi Saraf Tepi
Saraf tepi merupakan jaringan saraf yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang dengan berbagai bagian tubuh. Jaringan tersebut berperan membawa sensasi sentuhan, panas, dingin, dan nyeri, sekaligus meneruskan perintah tubuh untuk bergerak.
"Bila saraf mengalami tekanan atau cedera, penghantaran sinyal tersebut dapat terganggu," ujarnya.
Gangguan pada saraf tepi karena itu dapat memengaruhi fungsi gerak maupun kemampuan seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui adanya cedera atau gangguan pada jaringan saraf tersebut.
Penanganan Bisa Melalui Bedah Saraf Tepi
Kepala Staf Medik Fungsional Neuroscience Siloam Hospitals dr. Ferry Senjaya mengatakan salah satu pilihan penanganan gangguan saraf tepi adalah Peripheral Nerve Surgery atau bedah saraf tepi.
Prosedur tersebut berupa operasi untuk memperbaiki, melepaskan, menyambungkan, atau mengalihkan saraf yang mengalami kerusakan di luar otak dan sumsum tulang belakang.
"Pada kondisi tertentu, saraf dapat diperbaiki melalui operasi mikro dengan menyambungkan kembali ujung saraf, menggunakan nerve graft/conduit dan melakukan neurolysis untuk membebaskan saraf yang terjepit," katanya.
Penanganan gangguan saraf tepi tidak hanya dilakukan melalui tindakan operasi. Pasien juga dapat menjalani rehabilitasi medik untuk mempertahankan kemampuan yang masih baik sekaligus melatih kembali fungsi yang mengalami penurunan.
Pemulihan Saraf Memerlukan Evaluasi Berkala
Dokter spesialis kedokteran fisik & rehabilitasi, dr Theresia D. Arini, mengatakan rehabilitasi medik bagi pasien yang mengalami gangguan saraf tepi mencakup sejumlah kegiatan.
Program tersebut meliputi latihan gerak, penguatan, pengelolaan nyeri, serta latihan aktivitas sehari-hari. Lama latihan ditentukan berdasarkan jenis gangguan, tindakan yang dijalani, dan perkembangan pasien.
"Pemulihan saraf tidak selalu berlangsung cepat. Karena itu, sasaran rehabilitasi disesuaikan dengan kondisi pasien dan dievaluasi secara berkala. Fokusnya dapat berubah, mulai dari mengatasi keluhan nyeri, menjaga kekuatan otot dan fleksibilitas sendi hingga memperbaiki postur dan mencapai kemandirian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
Saat ini, bank bullion di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 153 ton dikelola PT Pegadaian, sedangkan 24 ton BSI
Petani asal Turi, Sleman, Gito Sahono Giman, ditemukan meninggal setelah lima hari hilang di Hutan Pathuk. Tim SAR mengevakuasi korban.
Sekda DIY menyoroti keluhan desil warga yang naik saat angka kemiskinan turun. Pemda DIY akan mengonfirmasi dasar penentuan desil kepada BPS.
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.