Pembangunan SR Karanggedong Temanggung Tetap Jalan, Kapasitas Capai 2.500 Siswa
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Ilustrasi kaki./Freepik
Harianjogja.com, TANGERANG—Kesemutan dan baal yang muncul pada tubuh tidak selalu merupakan keluhan ringan. Dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif Siloam Hospitals, dr. Andreas Willianto, mengatakan gangguan saraf tepi biasanya diawali dengan gejala seperti baal, kesemutan, rasa seperti tersetrum, kelemahan, hingga gangguan gerak.
Keluhan tersebut dapat muncul pada area leher, bahu, lengan, tangan, maupun tungkai. Gangguan pada bahu dan lengan, misalnya, dapat berkaitan dengan cedera saraf akibat trauma, gangguan pada pleksus brakialis, penjepitan saraf, nyeri saraf kronis, maupun tumor saraf tepi.
"Keluhan pada saraf tepi memerlukan pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan cedera saraf. Sebab gangguan saraf tepi dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk beraktivitas dan hidup mandiri," kata dr. Andreas Willianto di Tangerang, Kamis.
Mengenal Fungsi Saraf Tepi
Saraf tepi merupakan jaringan saraf yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang dengan berbagai bagian tubuh. Jaringan tersebut berperan membawa sensasi sentuhan, panas, dingin, dan nyeri, sekaligus meneruskan perintah tubuh untuk bergerak.
"Bila saraf mengalami tekanan atau cedera, penghantaran sinyal tersebut dapat terganggu," ujarnya.
Gangguan pada saraf tepi karena itu dapat memengaruhi fungsi gerak maupun kemampuan seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui adanya cedera atau gangguan pada jaringan saraf tersebut.
Penanganan Bisa Melalui Bedah Saraf Tepi
Kepala Staf Medik Fungsional Neuroscience Siloam Hospitals dr. Ferry Senjaya mengatakan salah satu pilihan penanganan gangguan saraf tepi adalah Peripheral Nerve Surgery atau bedah saraf tepi.
Prosedur tersebut berupa operasi untuk memperbaiki, melepaskan, menyambungkan, atau mengalihkan saraf yang mengalami kerusakan di luar otak dan sumsum tulang belakang.
"Pada kondisi tertentu, saraf dapat diperbaiki melalui operasi mikro dengan menyambungkan kembali ujung saraf, menggunakan nerve graft/conduit dan melakukan neurolysis untuk membebaskan saraf yang terjepit," katanya.
Penanganan gangguan saraf tepi tidak hanya dilakukan melalui tindakan operasi. Pasien juga dapat menjalani rehabilitasi medik untuk mempertahankan kemampuan yang masih baik sekaligus melatih kembali fungsi yang mengalami penurunan.
Pemulihan Saraf Memerlukan Evaluasi Berkala
Dokter spesialis kedokteran fisik & rehabilitasi, dr Theresia D. Arini, mengatakan rehabilitasi medik bagi pasien yang mengalami gangguan saraf tepi mencakup sejumlah kegiatan.
Program tersebut meliputi latihan gerak, penguatan, pengelolaan nyeri, serta latihan aktivitas sehari-hari. Lama latihan ditentukan berdasarkan jenis gangguan, tindakan yang dijalani, dan perkembangan pasien.
"Pemulihan saraf tidak selalu berlangsung cepat. Karena itu, sasaran rehabilitasi disesuaikan dengan kondisi pasien dan dievaluasi secara berkala. Fokusnya dapat berubah, mulai dari mengatasi keluhan nyeri, menjaga kekuatan otot dan fleksibilitas sendi hingga memperbaiki postur dan mencapai kemandirian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.