Cukup Beberapa Menit, Aktivitas Ini Turunkan Risiko Penyakit
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Cemilan keripik - StockCake (Foto oleh AI)
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggapan bahwa keripik kentang panggang atau baked selalu lebih sehat dibanding keripik biasa mulai dipertanyakan. Ahli gizi menilai perbedaan keduanya tidak sesederhana metode memasak, melainkan juga dipengaruhi tingkat pengolahan bahan.
Mengacu pada ulasan dari EatingWell, Selasa (14/4/2026), pilihan camilan tetap penting dalam pola makan sehat. Camilan seperti kacang-kacangan, buah kering, dan yogurt tinggi protein dinilai lebih mengenyangkan karena kandungan serat dan proteinnya. Namun, keinginan mengonsumsi keripik tetap dianggap wajar selama porsinya terkontrol.
Bukan Sekadar Digoreng atau Dipanggang
Ahli gizi Megan Rossi menjelaskan perbedaan utama keripik biasa dan versi baked terletak pada bahan dasarnya.
Keripik kentang biasa umumnya dibuat dari irisan kentang utuh yang digoreng, sehingga struktur alami dan sebagian nutrisinya masih terjaga. Sebaliknya, banyak keripik baked berasal dari kentang yang sudah diolah menjadi tepung atau serpihan, lalu dibentuk ulang sebelum dipanggang.
Proses ini membuat keripik baked masuk kategori makanan ultra-proses yang dalam banyak penelitian dikaitkan dengan penurunan kualitas nutrisi.
Lebih Rendah Lemak Belum Tentu Lebih Bergizi
EatingWell mencatat keripik baked memang cenderung memiliki kandungan lemak dan kalori lebih rendah. Namun, selisihnya sering kali tidak terlalu signifikan dalam konsumsi harian.
Di sisi lain, proses pengolahan yang lebih kompleks justru dapat mengurangi kandungan vitamin dan mineral penting seperti kalium dan vitamin C yang biasanya masih terdapat pada kentang utuh.
Rossi bahkan menyebut produk ini sebagai “predigested food”, yaitu makanan yang telah diproses sehingga lebih cepat dicerna tubuh, tetapi kehilangan sebagian serat alami.
Banyak Tambahan untuk Kejar Rasa
Untuk mempertahankan rasa dan tekstur, keripik panggang kerap ditambahkan berbagai bahan tambahan seperti perisa buatan, gula, hingga penguat rasa.
Hal ini menjadi alasan mengapa label “baked” tidak otomatis berarti lebih sehat. Kandungan tambahan tersebut dapat memengaruhi kualitas nutrisi secara keseluruhan.
Cara Memilih yang Lebih Bijak
Rossi menyarankan pendekatan “ingredient-first” saat memilih camilan, yakni memperhatikan daftar bahan sebagai indikator utama kualitas produk.
Keripik dengan komposisi sederhana seperti kentang, minyak, dan garam dinilai lebih baik karena minim proses tambahan dan lebih mempertahankan nilai gizi alami.
Selain itu, membuat keripik sendiri di rumah juga bisa menjadi alternatif. Dengan cara ini, penggunaan minyak dan garam dapat dikontrol, termasuk memilih metode memasak seperti memanggang atau menggunakan air fryer.
Konsumen Perlu Lebih Kritis
EatingWell menegaskan bahwa istilah seperti “baked”, “low-fat”, atau “natural” tidak selalu mencerminkan kualitas nutrisi secara menyeluruh.
Label tersebut sering hanya menyoroti satu aspek tertentu, sementara kandungan lainnya bisa saja tetap tinggi gula, garam, atau bahan tambahan.
Dengan demikian, memilih camilan sehat tidak cukup hanya melihat cara memasak, tetapi juga perlu mempertimbangkan tingkat pengolahan, komposisi bahan, serta pola konsumsi secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.