Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Foto ilustrasi minyak ikan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Minyak ikan kerap dianggap sekadar suplemen tambahan, padahal kandungan omega-3 di dalamnya berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Nutrisi ini berkontribusi langsung pada perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga kualitas tidur.
Di tengah kebutuhan nutrisi yang terus meningkat pada masa pertumbuhan, minyak ikan menjadi salah satu asupan yang banyak direkomendasikan. Kandungan DHA dan EPA di dalamnya membantu menunjang berbagai fungsi penting tubuh anak. Berikut ini penjelasan manfaat minyak ikan seperti dikutip dari PubMed, Sabtu (4/4/2026).
Peran Penting Omega-3 untuk Otak Anak
Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3, terutama DHA (Docosahexaenoic Acid) dan EPA (Eicosapentaenoic Acid). DHA merupakan komponen utama dalam otak dan retina yang berperan dalam perkembangan sistem saraf pusat.
Konsumsi rutin minyak ikan dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat, serta kesehatan mental anak. Kandungan ini juga disebut dapat menurunkan risiko gangguan seperti kecemasan dan depresi.
Dukung Penglihatan dan Sistem Imun
Selain otak, DHA juga berperan penting dalam pembentukan retina. Hal ini membantu menjaga kesehatan mata serta meningkatkan ketajaman penglihatan anak.
Omega-3 dalam minyak ikan juga mendukung sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini membantu anak melawan infeksi dan berpotensi mengurangi risiko alergi seperti eksim dan asma.
Perkuat Tulang dan Kualitas Tidur
Minyak ikan turut berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Omega-3 membantu merangsang pembentukan sel tulang serta meningkatkan penyerapan kalsium dan mineral.
Selain itu, asam lemak ini juga berkaitan dengan regulasi tidur. Beberapa penelitian menunjukkan anak yang rutin mengonsumsi minyak ikan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
Bantu Nafsu Makan Anak
Manfaat lain yang cukup penting adalah peningkatan nafsu makan. Kandungan omega-3 dalam minyak ikan disebut dapat membantu anak makan lebih baik, terutama jika dikonsumsi secara rutin selama beberapa minggu.
Cara Aman Memberikan Minyak Ikan
Minyak ikan tersedia dalam berbagai bentuk, seperti sirup, kapsul lunak, hingga gummy yang lebih mudah dikonsumsi anak.
Pemberian minyak ikan perlu disesuaikan dengan usia anak dan mengikuti dosis yang dianjurkan. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi disarankan sebelum memulai suplementasi.
Selain itu, penting untuk memilih produk yang telah teruji kualitas dan keamanannya agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal.
Dengan pemberian yang tepat, minyak ikan dapat menjadi salah satu dukungan penting dalam memastikan anak tumbuh sehat, baik secara fisik maupun mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : PubMed
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.