Minum Teh Hijau Setelah Makan Malam, Bantu Turunkan Kolesterol
Teh hijau usai makan malam bantu turunkan kolesterol LDL. Kaya katekin dan antioksidan, tapi bukan solusi instan.
Salad sayuran hijau - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pola makan seimbang terbukti berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan energi, dan memperpanjang usia harapan hidup, bukan sekadar faktor genetika atau keberuntungan. Hal ini diperkuat berbagai penelitian yang menunjukkan pola konsumsi harian menjadi kunci hidup sehat dan bugar hingga usia lanjut.
Memahami langkah sederhana dalam pola makan sehat menjadi penting karena kebiasaan sehari-hari dapat menentukan kualitas kesehatan jangka panjang. Dengan menerapkan prinsip nutrisi seimbang, risiko penyakit kronis dapat ditekan sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Berikut tujuh rahasia pola makan seimbang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti dikutip dari Hindustan Times.
Rahasia Pola Makan Seimbang untuk Hidup Lebih Panjang dan Bugar
Mengonsumsi makanan utuh seperti buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan membantu meningkatkan asupan nutrisi serta menurunkan risiko penyakit kronis dibandingkan makanan ultraolahan.
Serat dari buah, sayur, dan biji-bijian mendukung kesehatan pencernaan, membantu metabolisme tubuh, serta menekan risiko penyakit jantung.
Sumber lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak. Mengganti lemak jenuh dengan lemak sehat dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan membantu menjaga kekuatan otot tanpa risiko tinggi seperti daging olahan. Ikan kecil seperti sarden atau makarel kaya omega-3 dan rendah merkuri sehingga baik untuk jantung dan fungsi kognitif.
Konsep Jepang ini mengajarkan berhenti makan saat merasa sekitar 80 persen kenyang, bukan kekenyangan, sehingga membantu mengontrol asupan kalori dan mendukung umur panjang.
Buah beri, sayuran berwarna, serta teh hijau kaya antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan. Makanan fermentasi seperti natto, miso, atau yogurt membantu menjaga kesehatan usus dan sistem imun.
Mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis membantu mengendalikan berat badan serta menurunkan risiko diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya.
Pola makan sehat untuk umur panjang tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan, melainkan konsistensi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara berkelanjutan. Setiap langkah kecil yang diterapkan secara rutin dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Konsistensi pola makan seimbang juga perlu didukung gaya hidup aktif, kecukupan cairan, kualitas tidur yang baik, serta pengelolaan stres yang tepat agar manfaat kesehatan dapat dirasakan secara optimal hingga usia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Teh hijau usai makan malam bantu turunkan kolesterol LDL. Kaya katekin dan antioksidan, tapi bukan solusi instan.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
KPK mengungkap keterangan awal asal uang dalam amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Kisah Xu Peng, aktor drama pendek China yang beralih menjadi penjual sayur setelah industri hiburan terdampak perkembangan AI, viral di media sosial.
OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan digantikan ColorOS. Perubahan besar ini disebut menjadi bagian strategi efisiensi Oppo Group.
Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 di Kansas City dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Jhon Arias.