Advertisement
Cara Makan Sehat agar Tubuh Tetap Bugar hingga Tua
Salad sayuran hijau / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pola makan seimbang terbukti berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan energi, dan memperpanjang usia harapan hidup, bukan sekadar faktor genetika atau keberuntungan. Hal ini diperkuat berbagai penelitian yang menunjukkan pola konsumsi harian menjadi kunci hidup sehat dan bugar hingga usia lanjut.
Memahami langkah sederhana dalam pola makan sehat menjadi penting karena kebiasaan sehari-hari dapat menentukan kualitas kesehatan jangka panjang. Dengan menerapkan prinsip nutrisi seimbang, risiko penyakit kronis dapat ditekan sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Berikut tujuh rahasia pola makan seimbang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti dikutip dari Hindustan Times.
Advertisement
Rahasia Pola Makan Seimbang untuk Hidup Lebih Panjang dan Bugar
- Utamakan makanan utuh dan minim diproses
Mengonsumsi makanan utuh seperti buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan membantu meningkatkan asupan nutrisi serta menurunkan risiko penyakit kronis dibandingkan makanan ultraolahan.
BACA JUGA
- Perbanyak serat dan karbohidrat berkualitas
Serat dari buah, sayur, dan biji-bijian mendukung kesehatan pencernaan, membantu metabolisme tubuh, serta menekan risiko penyakit jantung.
- Konsumsi lemak sehat secara cermat
Sumber lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak. Mengganti lemak jenuh dengan lemak sehat dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
- Prioritaskan protein nabati dan ikan kecil berlemak
Protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan membantu menjaga kekuatan otot tanpa risiko tinggi seperti daging olahan. Ikan kecil seperti sarden atau makarel kaya omega-3 dan rendah merkuri sehingga baik untuk jantung dan fungsi kognitif.
- Kurangi porsi makan dengan filosofi hara hachi bu
Konsep Jepang ini mengajarkan berhenti makan saat merasa sekitar 80 persen kenyang, bukan kekenyangan, sehingga membantu mengontrol asupan kalori dan mendukung umur panjang.
- Perbanyak antioksidan dan probiotik
Buah beri, sayuran berwarna, serta teh hijau kaya antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan. Makanan fermentasi seperti natto, miso, atau yogurt membantu menjaga kesehatan usus dan sistem imun.
- Hindari gula tambahan dan makanan cepat saji
Mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis membantu mengendalikan berat badan serta menurunkan risiko diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya.
Pola makan sehat untuk umur panjang tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan, melainkan konsistensi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara berkelanjutan. Setiap langkah kecil yang diterapkan secara rutin dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Konsistensi pola makan seimbang juga perlu didukung gaya hidup aktif, kecukupan cairan, kualitas tidur yang baik, serta pengelolaan stres yang tepat agar manfaat kesehatan dapat dirasakan secara optimal hingga usia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








