Advertisement
Tak Perlu Obat, Ini Makanan yang Terbukti Turunkan Kolesterol Jahat
Ilustrasi. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menurunkan kolesterol jahat tak selalu harus bergantung pada obat. Riset Harvard menunjukkan kombinasi serat larut, protein nabati, dan lemak sehat mampu membantu menekan kadar low-density lipoprotein (LDL) secara alami.
LDL dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena berkontribusi terhadap penumpukan plak di pembuluh darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Karena itu, pemilihan makanan yang tepat berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung.
Advertisement
- Serat Larut Jadi Kunci
Asupan serat larut menjadi faktor utama dalam menurunkan LDL. Serat jenis ini bekerja dengan mengikat kolesterol di sistem pencernaan sebelum diserap ke dalam darah.
BACA JUGA
Sumber serat larut yang mudah ditemukan antara lain:
1. Oatmeal
2. Jelai (barley)
3. Biji-bijian utuh
Konsumsi rutin serat larut 5–10 gram per hari dapat membantu menurunkan kadar LDL secara bertahap sekaligus meringankan beban kerja pembuluh darah.
Daftar Makanan Penurun Kolesterol LDL
Berikut kelompok makanan yang direkomendasikan berdasarkan rangkuman riset tersebut:
1. Biji-bijian & Oat
Oatmeal dan jelai kaya serat larut yang membantu mengikat lemak di saluran cerna.
2. Kacang-kacangan
Almond, kenari, dan kacang tanah dapat menurunkan LDL sekitar 5% jika dikonsumsi sekitar 2 ons per hari.
3. Sayuran Tertentu
Terong dan okra rendah kalori serta mengandung pektin, sejenis serat larut yang efektif menurunkan kolesterol.
4. Buah-buahan
Apel, anggur, stroberi, dan jeruk mengandung pektin yang membantu menekan kadar LDL.
5. Ikan Berlemak
Salmon, makarel, dan sarden kaya omega-3 yang membantu menurunkan trigliserida dan melindungi jantung.
6. Protein Nabati
Tahu, tempe, dan susu kedelai. Asupan sekitar 25 gram protein kedelai per hari dapat menurunkan LDL sekitar 5–6%.
- Ganti Lemak Jenuh dengan Lemak Sehat
Mengganti mentega dan lemak hewani dengan minyak nabati seperti canola, bunga matahari, atau safflower juga dianjurkan. Selain itu, konsumsi sterol dan stanol nabati sekitar 2 gram per hari dapat menurunkan LDL hingga 10%.
Bagi yang kesulitan memenuhi kebutuhan serat, suplemen serat seperti psyllium sebanyak dua sendok teh per hari dapat menambah sekitar 4 gram serat larut.
- Bukan Sekadar Mengurangi Lemak
Pola makan penurun kolesterol bukan hanya soal menghindari makanan berlemak, tetapi juga menambahkan komponen aktif yang membantu melawan LDL. Meski efek tiap makanan tergolong moderat, kombinasi dalam pola makan seimbang dapat memberikan hasil signifikan dalam jangka panjang.
Konsistensi menjadi kunci. Dengan menerapkan pola makan sehat secara rutin, risiko penyakit jantung dan stroke dapat ditekan secara nyata.
Daftar Makanan Kunci Penurun Kolesterol LDL:
| Kelompok Makanan | Jenis Sumber Nutrisi | Manfaat & Cara Kerja |
| Biji-bijian & Oat | Oatmeal, Jelai (Barley). | Kaya serat larut pengikat lemak. |
| Kacang-kacangan | Almond, Kenari, Kacang Tanah. | Turunkan LDL ±5% (konsumsi 2 ons/hari). |
| Sayuran Khusus | Terong dan Okra. | Rendah kalori, sumber serat larut pektin. |
| Buah-buahan | Apel, Anggur, Stroberi, Jeruk. | Mengandung pektin penurun kolesterol. |
| Ikan Berlemak | Salmon, Makarel, Sarden. | Omega-3 turunkan trigliserida. |
| Protein Nabati | Tahu, Tempe, Susu Kedelai. | 25g protein turunkan LDL 5–6%. |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kereta Cepat RTS Johor-Singapura Siap Beroperasi Akhir 2026
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisata Bantul Naik Jelang Imlek, Pantai Jadi Magnet
- Warga Rejowinangun Jogja Dilatih Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan
- Antisipasi Padusan, SAR Siapkan 100 Personel di Pantai Parangtritis
- Bentrokan Remaja di Canden Bantul, Polisi Amankan 10 Orang
- Fenomena Swasensor Meluas, Akademisi UII Soroti Ancaman Ekspresi
Advertisement
Advertisement







