Advertisement
Tes Rambut Oksitosin Prediksi Ikatan Ibu-Anak
Foto ilustrasi / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Tes rambut oksitosin disebut mampu memprediksi kekuatan ikatan ibu dan anak, berdasarkan studi terbaru yang diumumkan Universitas Ben-Gurion di Negev, Israel, dan dipublikasikan dalam jurnal European Neuropsychopharmacology.
Penelitian ini menganalisis sampel rambut dari 28 ibu beserta anak-anak mereka dengan usia rata-rata 4,5 tahun, guna memetakan profil hormon yang relatif stabil selama kurun tiga bulan.
Advertisement
Metode tes rambut oksitosin tersebut dinilai berbeda dari uji air liur yang umumnya hanya merekam kondisi sesaat. Dengan pendekatan ini, kadar oksitosin dapat diukur dalam jangka panjang sehingga memberikan gambaran biologis yang lebih konsisten.
Hasil studi menunjukkan bahwa kadar oksitosin yang lebih tinggi dalam rambut ibu secara signifikan memprediksi interaksi yang lebih terbuka secara emosional, sensitif, dan suportif saat sesi bermain selama 20 menit yang diamati peneliti.
BACA JUGA
Pengaruh tes rambut oksitosin ini paling terlihat ketika kadar oksitosin anak berada pada tingkat rendah hingga sedang, yang memperkuat relevansi hubungan biologis dan dinamika emosional dalam interaksi keluarga.
Oksitosin sendiri dikenal sebagai hormon yang berperan sentral dalam pembentukan ikatan sosial serta pola asuh orang tua. Dalam konteks penelitian ini, pengukuran oksitosin melalui rambut memperluas pemahaman tentang bagaimana faktor biologis dapat mencerminkan kualitas hubungan ibu dan anak.
Temuan tersebut menempatkan tes rambut oksitosin sebagai penanda biologis baru untuk memahami fondasi hubungan keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang sekaligus mendukung kajian tentang perkembangan anak dalam jangka panjang, khususnya dalam membaca dinamika keterikatan emosional berbasis data hormonal yang stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gibran Tegaskan Fokus Kawal Program Prabowo Meski Isu 2029 Muncul
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
- Kodim Gunungkidul Akan Rutin Gelar Gerakan Kebersihan Seminggu Sekali
- Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
- Program JPD Jogja 2026, Mahasiswa Dapat Bantuan hingga Rp8 Juta
- Gerindra DIY Peringati HUT ke-18 dengan Doa dan Bakti Sosial
Advertisement
Advertisement



