Advertisement
Dokumen Epstein Files Picu Reaksi Jerinx SID, Ini Katanya
Jerinx SID - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Drummer Superman Is Dead, Jerinx SID, menyatakan rilis Epstein Files sebagai bukti yang memperkuat pandangan tentang rekayasa pandemi global.
Dokumen Epstein Files yang mencuat ke publik setebal ribuan halaman ini mengungkap jaringan eksploitasi seksual anak di bawah umur yang melibatkan Jeffrey Epstein dan sejumlah tokoh dunia.
Advertisement
Beberapa nama besar, mulai dari miliarder, politisi, hingga selebritas, terseret dalam dokumen tersebut. Salah satu yang paling disoroti adalah keterlibatan Bill Gates, pendiri Microsoft, yang disebut terlibat komunikasi intens dengan Epstein pada 2017.
BACA JUGA
Dalam dokumen itu, Gates diduga berdiskusi melalui email terkait “simulasi pandemi”, termasuk latihan kesiapsiagaan dan berbagai skenario hipotetis sebelum wabah Covid-19 melanda dunia akhir 2019. Informasi ini memantik kembali narasi rekayasa pandemi yang selama ini beredar di masyarakat, mengingat Gates kerap menjadi pusat teori konspirasi kesehatan global.
Di Indonesia, Jerinx SID dikenal vokal sejak awal meyakini Covid-19 sebagai bagian dari skenario besar para elite. Pandangan radikalnya ini sempat berujung masalah hukum pada 2020–2021. Seusai menyebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan rumah sakit sebagai “kacung WHO”, Jerinx dijatuhi hukuman penjara satu tahun karena dinyatakan melanggar UU ITE.
Kini, melalui akun Instagram pribadinya @true_jrx, Jerinx kembali menyinggung pihak-pihak yang sempat menertawakan pandangannya. "Di awal plandemix saya menulis essay terkait korelasi kropid19 dengan Epstein files, diketawain. Bikin video tentang teknologi penciptaan wabah, dijadikan bahan lawakan," tulisnya, Selasa (3/2/2026).
Selain itu, Jerinx juga menyinggung berbagai label negatif yang pernah diarahkan kepadanya, mulai dari tuduhan halusinasi hingga efek Dunning-Kruger. Ia bahkan menyindir komika dan selebritas ibu kota yang menjadikan gagasannya bahan humor. "Kini kebenaran makin menyala. Kacvng WHO, komika & seleb ibu kota kapan kena karmanya ya? Minimal otaknya kebuka dikit untuk menerima fakta bahwa bangsa ini masih dijajah oleh entitas asing, bisa?," tegasnya.
Seusai membaca dokumen Epstein Files, Jerinx menegaskan bahwa publikasi ini menjadi titik terang bagi ide dan esai yang pernah ia tulis terkait teori konspirasi pandemi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Penebusan Pupuk Subsidi di Gunungkidul Tak Capai Kuota 2025
- Anggaran Rp160 Juta Digelontorkan, Ini Titik Pemberian Pakan Monyet
- Nisfu Syakban 2026 Jatuh 3 Februari, Malam Pengampunan dan Amalan
- BPBD Sleman: Lima EWS Rusak, Satu Hilang di Wilayah Rawan Bencana
- Kehidupan Air Purba Hadir di Taman Pintar, Target 750 Ribu Pengunjung
Advertisement
Advertisement



