Advertisement
Film Indie Iron Lung Tembus Rp340 Miliar, Markiplier Menangis Haru
Iron Lung - IMDB
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Film independen Iron Lung mencatat kejutan besar di box office Amerika Utara dengan pendapatan pekan perdana mencapai US$21,7 juta atau sekitar Rp340 miliar. Capaian ini menempatkan film garapan YouTuber Markiplier (Mark Fischbach) di posisi kedua klasemen box office, mengalahkan banyak produksi studio besar.
Pada debut penayangannya, Iron Lung membukukan pendapatan US$17,8 juta di Amerika Utara dan langsung mencuri perhatian industri film global. Film ini disutradarai, ditulis, sekaligus dibintangi Markiplier, serta diproduksi secara mandiri tanpa dukungan studio besar Hollywood. Dengan modal produksi sekitar US$3 juta, proyek ini dinilai sebagai salah satu keberhasilan paling menonjol dalam sejarah film indie modern.
Advertisement
Kesuksesan tersebut membuat Markiplier tak kuasa menahan emosi saat melakukan siaran langsung di kanal YouTube miliknya. Seusai melihat antusiasme penonton yang melampaui ekspektasi, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang setia mendukung langkahnya terjun ke dunia perfilman.
"Saya sudah menangis sejak awal ini. Ini hari yang agak emosional dengan cara terbaik. Jadi saya mau bilang dulu, ‘Terima kasih banyak, kalian semua’," ungkap Markiplier dengan nada bergetar, dikutip dari Variety.
BACA JUGA
Film adaptasi gim video pasca-apokaliptik ini mengisahkan perjalanan seorang buronan yang menjelajah lautan darah demi mencari sumber daya penting. Keputusan Markiplier untuk mendistribusikan Iron Lung secara independen menjadi langkah berani yang kini terbukti mampu bersaing dengan film-film studio raksasa.
Pada pekan yang sama, Iron Lung harus berhadapan dengan film thriller Send Help garapan Sam Raimi produksi Disney yang berada di puncak box office. Meski demikian, performa film indie ini dinilai luar biasa dan melampaui proyeksi awal industri.
Markiplier menjelaskan bahwa sistem bagi hasil 50-50 dengan jaringan bioskop memberikan keuntungan signifikan bagi semua pihak. Model tersebut memungkinkan pemilik bioskop memperoleh pendapatan lebih besar sekaligus memberi ruang bagi Markiplier untuk membagikan bonus kepada seluruh kru film.
Seusai awalnya hanya dijadwalkan tayang di sekitar 50 bioskop, lonjakan permintaan penonton membuat Iron Lung diperluas hingga diputar di lebih dari 3.000 layar di seluruh Amerika Serikat. Masa tayangnya memang relatif singkat, namun dampak finansial dan simboliknya dinilai sangat besar bagi ekosistem film independen.
Markiplier menyebut pencapaian ini sebagai “momen heroik” bagi pembuat film indie di seluruh dunia. Ia bahkan sempat mengajak para penggemar untuk kembali menonton Iron Lung demi menantang dominasi studio besar di box office.
Menariknya, di tengah persaingan ketat tersebut, Markiplier tetap menunjukkan sikap sportif. Seusai merayakan keberhasilan filmnya, ia mengaku berencana menonton Send Help karya Sam Raimi sebagai bentuk apresiasi terhadap sesama sineas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Skandal Suap Elite Hukum Tiongkok, Eks Menteri Dihukum Seumur Hidup
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



