Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Makanan sumber vitamin D. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D selama musim hujan guna menjaga daya tahan tubuh anak ketika paparan sinar matahari berkurang. Imbauan ini disampaikan Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI Prof. Dr. dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), dalam webinar yang membahas kewaspadaan penyakit anak saat musim penghujan.
Dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Jumat (30/1/2026), Prof. Anggraini menekankan bahwa produksi vitamin D alami dari sinar matahari dapat menurun saat musim hujan, sehingga perlu ditopang melalui asupan makanan sumber vitamin D.
"Seperti kuning telur, hati sapi, kemudian ikan laut seperti tuna, makarel, sarden, kemudian salmon itu bisa bantu. Dan belum lagi, susu, yoghurt, sereal itu juga ada," katanya.
Ia menjelaskan bahwa ketika hujan turun terus-menerus dan masyarakat sulit memperoleh paparan sinar matahari langsung, suplemen vitamin D dapat menjadi alternatif. Dosis yang dianjurkan berkisar 400 IU hingga maksimal 1.000 IU untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.
Menurut Prof. Anggraini, waktu terbaik mendapatkan vitamin D alami tetap pada pagi hingga siang hari.
"Jadi, yang namanya gelap, mendung, asalkan enggak hujan, itu mudah-mudahan masih ada kok sebetulnya sinar mataharinya, yang bisa bantu vitamin D," katanya.
Ia menambahkan, vitamin D berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi otot, terutama pada anak-anak. Karena itu, peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D saat musim hujan dinilai krusial untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal.
Selain memperhatikan kecukupan vitamin D, Prof. Anggraini juga mengingatkan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan ventilasi ruangan berjalan baik guna mencegah gangguan kesehatan selama musim hujan dan banjir.
Upaya tersebut dinilai saling melengkapi dalam menjaga kesehatan anak ketika risiko infeksi penyakit tropik meningkat pada periode curah hujan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Titik api karhutla Gunung Bromo di Probolinggo sudah padam. Luas kawasan terdampak mencapai 889 hektare di empat kabupaten.
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Polda Metro Jaya ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas untuk penyidikan. Jenazah diperiksa guna mengungkap penyebab kematian.
Sebanyak 106 penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Lembar dan Padangbai.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.