Andi Suwarno Terpilih Jadi Lurah Caturtunggal, Ini Program Dua Tahun ke Depan
Andi Suwarno terpilih menjadi Lurah Caturtunggal lewat PAW 2026. Ia fokus melanjutkan program RPJMD, infrastruktur, transparansi, dan pengawasan anggaran.
Makanan sumber vitamin D. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D selama musim hujan guna menjaga daya tahan tubuh anak ketika paparan sinar matahari berkurang. Imbauan ini disampaikan Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI Prof. Dr. dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), dalam webinar yang membahas kewaspadaan penyakit anak saat musim penghujan.
Dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Jumat (30/1/2026), Prof. Anggraini menekankan bahwa produksi vitamin D alami dari sinar matahari dapat menurun saat musim hujan, sehingga perlu ditopang melalui asupan makanan sumber vitamin D.
"Seperti kuning telur, hati sapi, kemudian ikan laut seperti tuna, makarel, sarden, kemudian salmon itu bisa bantu. Dan belum lagi, susu, yoghurt, sereal itu juga ada," katanya.
Ia menjelaskan bahwa ketika hujan turun terus-menerus dan masyarakat sulit memperoleh paparan sinar matahari langsung, suplemen vitamin D dapat menjadi alternatif. Dosis yang dianjurkan berkisar 400 IU hingga maksimal 1.000 IU untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.
Menurut Prof. Anggraini, waktu terbaik mendapatkan vitamin D alami tetap pada pagi hingga siang hari.
"Jadi, yang namanya gelap, mendung, asalkan enggak hujan, itu mudah-mudahan masih ada kok sebetulnya sinar mataharinya, yang bisa bantu vitamin D," katanya.
Ia menambahkan, vitamin D berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi otot, terutama pada anak-anak. Karena itu, peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D saat musim hujan dinilai krusial untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal.
Selain memperhatikan kecukupan vitamin D, Prof. Anggraini juga mengingatkan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan ventilasi ruangan berjalan baik guna mencegah gangguan kesehatan selama musim hujan dan banjir.
Upaya tersebut dinilai saling melengkapi dalam menjaga kesehatan anak ketika risiko infeksi penyakit tropik meningkat pada periode curah hujan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Andi Suwarno terpilih menjadi Lurah Caturtunggal lewat PAW 2026. Ia fokus melanjutkan program RPJMD, infrastruktur, transparansi, dan pengawasan anggaran.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.