Advertisement

Musim Hujan, IDAI Ingatkan Pentingnya Vitamin D Anak

Newswire
Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:57 WIB
Maya Herawati
Musim Hujan, IDAI Ingatkan Pentingnya Vitamin D Anak Makanan sumber vitamin D. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D selama musim hujan guna menjaga daya tahan tubuh anak ketika paparan sinar matahari berkurang. Imbauan ini disampaikan Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI Prof. Dr. dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), dalam webinar yang membahas kewaspadaan penyakit anak saat musim penghujan.

Dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Jumat (30/1/2026), Prof. Anggraini menekankan bahwa produksi vitamin D alami dari sinar matahari dapat menurun saat musim hujan, sehingga perlu ditopang melalui asupan makanan sumber vitamin D.

Advertisement

"Seperti kuning telur, hati sapi, kemudian ikan laut seperti tuna, makarel, sarden, kemudian salmon itu bisa bantu. Dan belum lagi, susu, yoghurt, sereal itu juga ada," katanya.

Ia menjelaskan bahwa ketika hujan turun terus-menerus dan masyarakat sulit memperoleh paparan sinar matahari langsung, suplemen vitamin D dapat menjadi alternatif. Dosis yang dianjurkan berkisar 400 IU hingga maksimal 1.000 IU untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

Menurut Prof. Anggraini, waktu terbaik mendapatkan vitamin D alami tetap pada pagi hingga siang hari.

"Jadi, yang namanya gelap, mendung, asalkan enggak hujan, itu mudah-mudahan masih ada kok sebetulnya sinar mataharinya, yang bisa bantu vitamin D," katanya.

Ia menambahkan, vitamin D berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi otot, terutama pada anak-anak. Karena itu, peningkatan konsumsi makanan sumber vitamin D saat musim hujan dinilai krusial untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Selain memperhatikan kecukupan vitamin D, Prof. Anggraini juga mengingatkan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan ventilasi ruangan berjalan baik guna mencegah gangguan kesehatan selama musim hujan dan banjir.

Upaya tersebut dinilai saling melengkapi dalam menjaga kesehatan anak ketika risiko infeksi penyakit tropik meningkat pada periode curah hujan tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Longsor Bandung Barat, 64 Kantong Jenazah Dievakuasi

Longsor Bandung Barat, 64 Kantong Jenazah Dievakuasi

News
| Sabtu, 31 Januari 2026, 12:57 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement