Advertisement
Cara Merebus Telur Sempurna agar Matang Merata dan Mudah Dikupas
Telur rebus. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Cara merebus telur sempurna masih menjadi tantangan banyak orang, padahal teknik yang tepat menentukan tekstur kuning telur, kematangan putih telur, dan kemudahan mengupas untuk hasil ala restoran.
Banyak orang merasa sudah memahami cara merebus telur, tetapi hasil di dapur sering tidak konsisten. Telur rebus bisa terlalu matang, masih cair, atau pecah sehingga isinya keluar. Dengan pengaturan waktu, suhu, serta pemilihan telur yang tepat, cara merebus telur sempurna sebenarnya dapat dilakukan siapa saja di rumah.
Advertisement
Bahkan bagi juru masak rumahan berpengalaman, merebus telur tetap memerlukan ketelitian. Perbedaan satu hingga dua menit sangat memengaruhi tekstur kuning telur, apakah cair, lembut seperti selai, atau matang padat.
Berikut ini dasar penting untuk menghasilkan telur rebus dengan kualitas ala restoran seperti dikutip dari The Times of India, Sabtu (10/1/2026).
Manfaat Kesehatan Telur
BACA JUGA
Telur tidak hanya mudah diolah, tetapi juga kaya nutrisi. Kandungan vitamin B12, vitamin D, dan kolin berperan penting dalam mendukung fungsi otak, kesehatan saraf, serta metabolisme tubuh. Selain itu, telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan mata. Kandungan biotin serta vitamin A dan E di dalam telur juga membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah kekeringan.
Rahasia Memilih Telur untuk Direbus
Pemilihan telur sangat menentukan hasil akhir. Chef Gautam Kumar menyarankan penggunaan telur yang tidak terlalu segar. Telur yang berusia sekitar 5–10 hari lebih mudah dikupas karena putih telur tidak lagi menempel kuat pada cangkang. Untuk mengurangi risiko retak saat direbus, telur sebaiknya dikeluarkan dari kulkas dan didiamkan di suhu ruang selama 10–15 menit sebelum dimasak.
Panduan Waktu Cara Merebus Telur Berdasarkan Tekstur
Sebelum merebus, tentukan tekstur kuning telur yang diinginkan. Perebusan selama sekitar enam menit akan menghasilkan kuning telur cair dengan putih telur matang lembut, cocok untuk ramen atau roti panggang. Pada tujuh menit, kuning telur menjadi lunak dan kental sehingga pas untuk salad atau menu sarapan.
Waktu delapan hingga sembilan menit menghasilkan tekstur jammy yang tidak cair dan ideal sebagai camilan. Jika direbus selama 10–11 menit, telur akan matang sempurna, empuk, dan cerah, cocok untuk sandwich atau salad telur.
Perebusan lebih lama, sekitar 12–13 menit, akan menghasilkan telur sangat padat dan cenderung kering, biasanya digunakan untuk telur balado atau bekal makan.
Dua Metode Cara Merebus Telur yang Paling Andal
Metode air dingin atau cold-start cocok digunakan jika memasak telur dalam jumlah banyak atau ingin meminimalkan risiko retak. Telur disusun dalam satu lapisan di panci, kemudian direndam air dingin hingga terendam sekitar 2–3 cm.
Panci dipanaskan dengan api sedang-tinggi hingga air mendidih. Setelah mendidih, api dimatikan, panci ditutup, dan telur dibiarkan terendam sesuai waktu kematangan yang diinginkan. Untuk menghentikan proses memasak, telur segera dipindahkan ke air es selama 5–10 menit.
Metode kedua adalah memasukkan telur ke air panas atau hot water drop-in. Air dididihkan terlebih dahulu, lalu telur dimasukkan perlahan menggunakan sendok berlubang agar tidak pecah.
Setelah telur masuk, waktu perebusan langsung dihitung dan api dikecilkan agar air tetap mendidih perlahan. Begitu waktu habis, telur segera direndam dalam air es agar tingkat kematangannya tidak bertambah.
Tips Mengupas Telur Rebus agar Rapi
Agar putih telur tidak ikut terkelupas, telur sebaiknya dikupas di bawah air mengalir karena air membantu memisahkan selaput dari putih telur. Cangkang perlu diretakkan secara merata di seluruh permukaan, lalu pengupasan dimulai dari bagian bawah telur yang biasanya memiliki rongga udara.
Untuk hasil lebih rapi, sendok kecil dapat diselipkan di antara cangkang dan putih telur guna mengangkat cangkang dengan mudah.
Masalah Umum Saat Merebus Telur
Lingkaran hijau pada kuning telur menandakan telur direbus terlalu lama atau terlalu panas. Putih telur yang kenyal seperti karet biasanya terjadi akibat suhu perebusan yang terlalu tinggi, sementara bau belerang muncul karena telur mengalami overcooking.
Semua masalah tersebut dapat dicegah dengan pengaturan waktu yang tepat dan perendaman air es segera setelah perebusan.
Cara Menyimpan Telur Rebus
Telur rebus yang belum dikupas dapat disimpan di dalam kulkas hingga satu minggu. Sementara itu, telur yang sudah dikupas sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 2–3 hari dan disimpan dalam wadah kedap udara atau direndam dalam air bersih yang diganti setiap hari.
Menguasai cara merebus telur sempurna bukan soal trik rahasia, melainkan ketepatan waktu, suhu, dan teknik. Dengan langkah yang benar, telur rebus rumahan dapat tampil dengan kualitas ala restoran.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : The Times of India
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir dan Longsor di Jepara Rusak Akses hingga Puluhan Titik
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



