Jembatan Garuda Hubungkan 7.371 Desa
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Foto ilustrasi pasar baju bekas atau thrifting. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Tren thrifting atau penggunaan baju bekas kembali marak, namun dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINSDV, FAADV mengingatkan risiko infeksi kulit jika pakaian bekas tidak dibersihkan dengan benar sebelum digunakan. Risiko gangguan kulit hingga penularan penyakit dapat meningkat apabila baju thrifting langsung dipakai tanpa proses pencucian menyeluruh.
Menurut dr. Fitria, pakaian bekas berpotensi masih menyimpan sisa keringat, jamur, bakteri, hingga residu bahan kimia dari pemilik sebelumnya, yang dapat memicu iritasi terutama pada kulit sensitif.
“Risiko utama memakai baju bekas yang tidak dibersihkan dengan baik adalah penularan penyakit kulit dan iritasi pada kulit,” kata dokter Fitria, Kamis (5/2/2026).
Dokter yang juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) itu menjelaskan bahwa pakaian yang tidak dicuci terlebih dahulu dapat menimbulkan keluhan seperti gatal, ruam kemerahan, hingga infeksi kulit.
Infeksi yang paling sering berpotensi menular melalui pakaian bekas, lanjutnya, adalah infeksi jamur seperti kurap karena dapat bertahan cukup lama di serat kain. Selain itu, penyakit kudis atau skabies juga dapat menular lewat pakaian yang terkontaminasi tungau.
“Selain jamur, ada juga skabies dan kutu yang bisa berpindah kalau bajunya dipakai cukup lama. Infeksi bakteri ringan juga bisa terjadi, meski lebih jarang,” ujar dokter lulusan pendidikan spesialis Dermatologi dan Venereologi Universitas Indonesia itu.
Ia menambahkan mikroorganisme seperti jamur, tungau, dan kutu mampu bertahan di serat kain selama beberapa hari hingga berminggu-minggu, terutama apabila pakaian berada dalam kondisi lembap dan tidak dibersihkan dengan baik.
Jamur dapat hidup di pakaian selama berhari-hari hingga berminggu-minggu. Tungau penyebab skabies dapat bertahan sekitar dua sampai tiga hari di kain, sedangkan kutu dan telurnya juga dapat bertahan beberapa hari.
Dokter yang juga praktik di Klinik Utama Promec Pecenongan itu mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala awal gangguan kulit setelah memakai baju thrifting, seperti gatal menetap, ruam, bentol kecil, kulit bersisik, atau bercak melingkar. Apabila keluhan tidak membaik atau justru meluas, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter untuk mencegah komplikasi infeksi kulit.
Di sisi lain, isu peredaran pakaian bekas impor ilegal juga menjadi perhatian pemerintah. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza sebelumnya menyatakan impor pakaian bekas ilegal merugikan pasar serta menekan industri tekstil dalam negeri karena dijual jauh lebih murah dibandingkan produk lokal. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, belanja sandang nasional diperkirakan mencapai sekitar Rp10 triliun per bulan, sehingga potensi dampak ekonominya dinilai signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta