Advertisement
UWRF 2025 Anugerahkan Taufiq Ismail Lifetime Achievement
Penyair Taufiq Ismail (kiri) menerima penghargaan lifetime achievement Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2025 yang diberikan secara langsung oleh Co-Founder and Director UWRF Janet DeNeefe (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025). - ANTARA - Hreeloita Dharma Shanti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Taufiq Ismail dinobatkan sebagai penerima penghargaan lifetime achievement oleh Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2025, sebagai pengakuan atas kiprah dan warisannya di dunia sastra Indonesia.
"Tugas kami bukan hanya untuk mengenali dan mendorong penulis-penulis yang berkembang, tetapi juga untuk menghormati penulis-penulis yang telah menciptakan sebuah legasi di Indonesia," kata Co-Founder and Director UWRF Janet DeNeefe dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Advertisement
Janet mengatakan pengambilan keputusan dalam menentukan Taufiq telah melalui berbagai diskusi yang panjang. Pemberian penghargaan itu pun hanya diberikan kepada individu yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi generasi muda.
Dalam hal ini, Taufiq dianggap telah berkontribusi karena memiliki latar belakang sebagai pendiri majalah sastra bulanan bernama Horison, serta membawa dampak pada generasi penerus lewat sebuah program Siswa Bertanya, Sastrawan Menjawab.
Taufiq Ismail yang datang dalam acara tersebut mengaku terharu dan tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan dari UWRF 2025, di usia yang sudah melewati angka 90 tahun.
"Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya, semoga UWRF ini tambah maju dan sukses, tentu ini akan sangat bermanfaat bagi perkembangan literasi di Tanah Air kita," ujar Taufiq.
BACA JUGA: Pemda DIY Belum Putuskan Lanjut Program Sampah Jadi Energi
Dalam kesempatan itu, pria yang sempat mengajar di Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut juga menyempatkan diri untuk membacakan sebuah puisi yang ditulisnya pada tahun 2006 kepada hadirin yang ada dalam ruangan.
Diketahui judul puisi yang ia bawakan itu adalah Merindukan Sebuah Dunia.
Selain dikenal sebagai penyair, Taufiq adalah tokoh penting dalam sastra Indonesia pada periode pasca-Soekarno dan dinilai sebagai salah satu pelopor "Generasi '66".
Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) akan digelar pada 29 Oktober hingga 2 November 2025. Festival ini menghadirkan penulis, aktor, jurnalis, penyair, dan pemikir terkemuka dari berbagai belahan dunia untuk membahas berbagai tantangan besar masa kini dengan tema utama Aham Brahmasmi – I Am the Universe.
Tema itu merupakan sebuah konsep Sansekerta dari kebijaksanaan Hindu kuno yang berasal dari Brihadaranyaka Upanishad. Diterjemahkan sebagai I am the Universe, tema ini menandai kesatuan antara diri manusia dengan semesta atau kekuatan kosmis tertinggi, dan mengakui bahwa setiap individu memiliki potensi kreatif yang sama dengan alam semesta itu sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata dan Terminal di Jogja, 17 Februari
- Cuaca DIY Selasa 17 Januari: Sebagian Besar Wilayah DIY Hujan Sedang
- Top 10 Harian Jogja, 17 Februari 2026: Dari Canden ke Reaktor Nulklir
- Jadwal SIM Keliling di Bantul, Selasa 17 Februari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Jogja Selasa 17 Februari 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement




