Singapura Kalah 0-2, Gavin Lee Akui Indonesia Sangat Bagus
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Perut kembung atau kram, sembelit, atau bahkan diare berpeluang terjadi pada perempuan sebelum atau selama menstruasi.
Dokter Manjusha Goel selaku konsultan utama di Departemen Kebidanan dan Ginekologi Rumah Sakit CK Birla Delhi di India mengemukakan bahwa gejala-gejala masalah pencernaan tersebut berkaitan dengan fluktuasi hormon selama menstruasi.
"Gejala-gejala ini sering kali merupakan hasil dari fluktuasi hormon yang terjadi secara alami selama siklus menstruasi," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Sabtu (7/6).
"Hormon utama yang terlibat adalah estrogen dan progesteron. Pada hari-hari menjelang menstruasi, kadar kedua hormon tersebut menurun. Pergeseran hormon ini memicu kontraksi rahim, yang membantu meluruhkan lapisan rahim, tetapi juga mempengaruhi motilitas usus," ia menjelaskan.
Ia menambahkan, kadar progesteron yang lebih tinggi sebelum menstruasi dapat memperlambat pencernaan serta menyebabkan sembelit dan perut kembung.
BACA JUGA: Kebiasaan-Kebiasaan Ini Membantu Anda Mengontrol Tekanan Darah
Dokter Goel menyampaikan bahwa prostaglandin, senyawa mirip hormon yang dilepaskan selama menstruasi, juga berkontribusi pada munculnya masalah pencernaan selama menstruasi.
Menurut dia, senyawa itu dapat mempengaruhi kerja usus dan menyebabkan tinja menjadi lebih encer atau bahkan diare.
Ia mengatakan bahwa fluktuasi hormon juga dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak garam dan air, sehingga perut menjadi terasa berat atau bengkak.
"Selain itu, komposisi bakteri usus dapat berubah secara halus selama berbagai fase siklus, yang selanjutnya mempengaruhi pencernaan dan produksi gas," katanya.
Ia mengemukakan pula bahwa keinginan untuk mengonsumsi gula dan makanan berlemak biasanya meningkat pada masa sindrom prahaid.
"Jika kita terlalu banyak mengonsumsi camilan yang tidak sehat, perut juga bisa jadi kembung," katanya.
Guna menekan kemungkinan mengalami masalah pencernaan, perempuan disarankan menjaga kesehatan saluran pencernaan selama menstruasi.
Dokter menyarankan perempuan selama menstruasi menjaga tubuh tetap terhidrasi untuk mencegah kembung.
Perempuan haid disarankan pula untuk mengonsumsi makanan kaya serat yang mencakup buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh untuk membantu meredakan sembelit dan mengurangi risiko kembung.
Di samping itu, teh herbal seperti jahe atau pepermin dapat membantu meredakan kram dan membantu pencernaan serta aktivitas fisik ringan bisa membantu mengatur pergerakan usus dan meringankan ketidaknyamanan perut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.