Hari Pertama Pimpin BGN, Sudaryono Minta Tinggalkan Persoalan Hukum
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Telur ceplok - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah, dan pola kehidupan yang tidak seimbang.
Pola hidup yang tidak seimbang meliputi kualitas makanan yang rendah, kurangnya aktivitas, kondisi kesehatan mental, dan sebagainya.
Dilansir dari pharmeasy.in, anemia dapat dicirikan dengan rasa lemas, letih, pucat, pusing, sesak napas, dan lainnya.
Kondisi ini yang membuat kualitas tubuh manusia menurun, dan fungsi organ tidak berjalan optimal.
Lantas jenis makanan apa yang dapat mengatasi anemia? Dilansir dari pharmeasy.in, makanan yang dapat mengatasi anemia adalah:
- Daging dan Ikan
Daging dan ikan merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh manusia. Protein memiliki peran sebagai sumber energi, dan memastikan kebutuhan tubuh dipenuhi dengan baik.
Konsumsi daging dan ikan sesuai dengan porsi, serta tambahkan dengan sayur yang seimbang, mampu mencegah dan mengatasi masalah anemia.
- Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang memiliki banyak kandungan nutrisi. Jika Anda konsumsi kacang-kacangan dengan seimbang, maka kebutuhan zat besi Anda dapat terpenuhi dengan baik.
Zat besi yang akan membuat tubuh Anda terhindar dari penyakit anemia. Jenis kacang-kacangan yang dapat dikonsumsi adalah pistachio, kacang mete, hazelnut, almond, dan lainnya.
BACA JUGA: Waspada! Perempuan Lebih Berisiko Terkena Diabetes Dibandingkan Laki-Laki
- Telur
Telur dikenal sebagai sumber protein yang baik. Kandungan zat besi yang dimiliki, membuat telur cocok dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Anda dapat mengonsumsi roti dengan cara sehat seperti memanggang, menambahkan potongan sayuran, dan sebagainya.
Jika kebutuhan protein dan zat besi dapat teratasi dengan baik. maka Anda dapat terhindar dari masalah anemia.
- Buah dan sayur
Buah dan sayur dipenuhi dengan nutrisi zat besi, vitamin, dan mineral. Anda dapat konsumsi sayur dan buah setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, salah satunya mengatasi masalah anemia. Pilih sayuran segar dan banyak manfaat seperti jeruk, strawberry, bayam, ubi, lemon, dan sebagainya.
- Biji chia seed
Chia seed memiliki banyak manfaat, salah satunya mengatasi masalah anemia. Dalam 1 sendok chia seed, mengandung mengandung 1 gram zat besi yang baik bagi tubuh. Asupan zat besi yang tepat, membantu pembentukan hemoglobin dalam darah.
- Sereal
Sereal juga memiliki kandungan zat besi yang tepat bagi manusia. Kandungan zat besi yang ada, membuat tubuh terasa sehat dan mengatasi permasalahan yang memicu anemia. Sebaiknya Anda mengonsumsi sereal tanpa tambahan gula, supaya kandungan nutrisi dan zat besi di dalamnya lebih terjaga.
- Blackstrap molase
Blackstrap molase merupakan sumber energi yang dipenuhi dengan kalsium, vitamin B6, selenium, dan magnesium. Kandungan tersebut, baik dikonsumsi oleh pasien anemia untuk menyediakan kebutuhan zat besi bagi tubuh. Anda dapat konsumsi blackstrap molase dalam bentuk cairan suplemen yang dapat ditemukan pada toko obat terdekat.
- Makanan fortifikasi
Makanan fortifikasi merupakan jenis makanan yang diolah dengan cara penyaringan, fermentasi, dan sistem yang tepat. Makanan ini memiliki kandungan zat gizi yang baik untuk memenuhi asupan bagi tubuh manusia. Anda dapat mengonsumsi makanan fortifikasi berupa susu, yoghurt, sari buah, dan sebagainya. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari