Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kurang menjaga kebersihan sering dikaitkan sebagai penyebab bau badan. Namun berdasarkan penelitian bau badan bisa jadi tanda awal penyakit tertentu.
Mengutip Antara dari Medical Daily bau badan terjadi saat keringat bercampur dengan bakteri namun faktor seperti hormon, pola makan, obat-obatan tertentu, dan kondisi kesehatan dapat juga memengaruhinya.
Termasuk pula faktor lain yakni kelembapan, genetika, kelebihan berat badan, dan olahraga. Bahkan ahli memaparkan perubahan bau badan dapat disebabkan oleh perubahan hormonal seperti menstruasi dan ovulasi.
Bagaimana bisa penyakit mempengaruhi bau badan? Para ahli menyatakan seseorang yang mengidap suatu penyakit dapat memengaruhi cara kerja tubuhnya.
Proses biokimia yang berbeda pada tubuh saat sakit menyebabkan produksi molekul kecil yang mudah menguap di dalam tubuh, diangkut oleh darah ke seluruh tubuh kemudian mengeluarkannya melalui napas, urine, serta keringat.
Baca juga: Deteksi Dini Kanker Payudara Agar Penanganan Lebih Mudah, Begini Penjelasannya
"Menurut literatur ilmiah, ada bukti aroma tersebut mungkin mengandung penanda untuk kanker paru-paru, kanker payudara, diabetes, melanoma dan banyak lagi," kata peneliti biomedis di Ben-Gurion University's Kiryat Bergman Campus di Be'er-Sheva, Israel, Yehuda Zeiri kepada Reader's Digest.
Berikut lima penyakit yang bisa dideteksi melalui penciuman:
Sebuah gangguan hipertensi yang terjadi selama kehamilan. Komplikasi biasanya berlangsung usai 20 minggu kehamilan pada wanita yang tidak memiliki masalah tekanan darah. Kondisi ini menyebabkan kadar protein dalam urine akan meningkat sekaligus indikasi dari kerusakan ginjal serta tanda-tanda kerusakan organ lainnya.
Bila tidak ditangani, preeklampsia bisa berakibat fatal sebab berpotensi memicu komplikasi bagi ibu hamil dan anak yang belum lahir.
2. Kanker Paru
Kondisi ketika adanya pertumbuhan sel-sel di paru-paru secara tidak normal. Tahap awal kanker paru-paru dapat diidentifikasi menggunakan Na-Nose yakni alat tes napas sederhana.
Penggunaan teknologi ini diharapkan para pengembang dapat diperluas guna mendeteksi tanda-tanda awal penyakit serius lainnya seperti Parkinson, penyakit ginjal, penyakit hati, Alzheimer, dan multiple sclerosis (MS).
Gagal ginjal merupakan kondisi ketika satu atau kedua ginjal berhenti berfungsi, penyebabnya bisa terjadi pada seseorang dengan riwayat diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.
Sekelompok ilmuwan dari University of Illinois mengembangkan sebuah perangkat sekali pakai yang mampu mendeteksi jejak napas dari gagal ginjal kemudian menemukan bahwa amonia dalam napas mengindikasikan gagal ginjal.
"Dalam pengaturan klinis, dokter menggunakan instrumen besar, pada dasarnya seukuran meja besar, untuk mendeteksi dan menganalisis senyawa ini. Kami ingin membagikan chip sensor murah kepada pasien sehingga mereka dapat menggunakannya," jelas Ying Diao, pemimpin tim yang mengembangkan teknologi tersebut.
Menurut penelitian bau buah dapat tercium pada pasien diabetes, terjadinya ketoasidosis menyebabkan insulin yang tidak mencukupi atau tidak efisien dalam tubuh, sehingga tubuh pun membakar lemak sebagai bahan bakar.
Dampak dari melambat atau berhentinya fungsi hati membuat sejumlah racun dan kontaminan menumpuk di urine, keringat, dan napas. Gagal hati pun dikaitkan dengan bau ikan mentah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.