Timnas Indonesia Menang 2-0, John Herdman Bicara Pemain Diaspora
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
Ilustrasi event/Konser Musik - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Penggemar K-Pop yang tergabung dalam KPOP4PLANET mengusulkan pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon kepada Majelis Nasional Korea Selatan guna menjaga keberlanjutan konser K-Pop di tengah krisis iklim yang kian nyata.
Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan di Seoul pada Jumat (6/2/2026) kepada Anggota Parlemen Korea Selatan Park Soo Hyun dari Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Partai Demokrat Korea, dengan membawa proposal bertajuk "Pedoman Carbon-Neutral Performance".
Aktivis Indonesia Nurul Sarifah menyatakan Indonesia sebagai salah satu basis penggemar K-Pop terbesar di dunia juga merasakan dampak langsung krisis iklim terhadap penyelenggaraan konser.
"Di Indonesia, salah satu tempat terbesar bagi basis penggemar K-pop di dunia, pembatalan konser akibat bencana iklim seperti banjir dan cuaca ekstrem semakin meningkat. Para penggemar mengalami dampak krisis iklim sebagai ancaman eksistensial dalam kehidupan sehari-hari mereka," kata Nurul Sarifah dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (9/2/2026).
Menurut KPOP4PLANET, pengajuan proposal Dewan Konser Rendah Karbon bertujuan melindungi keberlanjutan fandom di tengah memburuknya krisis iklim. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas isu yang sebelumnya diangkat dalam "Forum Standardisasi Konser K-Pop Rendah Karbon" di Majelis Nasional pada Desember lalu.
Salah satu poin utama dalam proposal itu adalah pembentukan dewan yang dipimpin pemerintah Korea Selatan untuk menetapkan pedoman pertunjukan dan acara K-Pop netral karbon.
Dewan tersebut diusulkan memiliki tugas menetapkan standar pengukuran emisi karbon sejak tahap perencanaan hingga operasional pertunjukan, meninjau kebijakan insentif konser netral karbon, serta mendistribusikan pedoman resmi bagi industri.
Selain itu, KPOP4PLANET juga mendorong pelaksanaan "Proyek Percontohan Pertunjukan Netral Karbon" yang dipimpin Majelis Nasional dan pembentukan badan konsultatif yang melibatkan pemerintah serta pelaku industri.
Aktivis asal Korea Selatan Lee Da Yeon menyampaikan bahwa pedoman acara ramah lingkungan dan rendah karbon telah stagnan selama 18 tahun sejak diberlakukan pada 2008 oleh otorita setempat.
Ia menilai pembentukan badan konsultatif resmi yang melibatkan Majelis Nasional, pemerintah, dan industri menjadi mendesak agar standar yang ditetapkan relevan dengan pertumbuhan industri pertunjukan dan realitas krisis iklim saat ini.
"Konser rendah karbon bukanlah pilihan, tetapi masalah kelangsungan hidup," kata dia.
Berdasarkan survei KPOP4PLANET tahun lalu, 92,2 persen penggemar K-Pop global menyatakan menginginkan konser rendah karbon.
Anggota Parlemen Park Soo Hyun menyatakan telah meminta peta jalan pemerintah melalui penyelidikan komite tetap dan akan mengambil langkah untuk membentuk badan konsultatif kebijakan.
"Saya sangat bersimpati dengan kegiatan berharga ini untuk planet dan generasi mendatang. Saya akan meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk mengembangkan peta jalan untuk pedoman konser rendah karbon dan sekaligus membentuk badan konsultatif untuk bekerja sama," katanya.
Langkah pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon tersebut diharapkan menjadi pijakan awal penetapan standar konser K-Pop yang lebih berkelanjutan, seiring meningkatnya tuntutan publik global terhadap praktik industri hiburan yang ramah iklim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.