Advertisement
Hedi Yunus Dilarikan ke RS Siloam Surabaya, Tekanan Darah Capai 200
Hedi Yunus - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Musisi senior sekaligus personel Kahitna, Hedi Yunus, dilarikan ke RS Siloam Surabaya pada Rabu (11/2/2026) seusai mengalami serangan vertigo hebat jelang tampil di sebuah acara. Kondisinya sempat mengkhawatirkan karena tekanan darahnya melonjak hingga angka 200 saat mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).
Peristiwa itu terjadi sekitar tiga jam sebelum Hedi Yunus dijadwalkan naik panggung. Ia mendadak merasakan sensasi berputar yang sangat kuat disertai kepanikan dan tubuh melemas. Dalam kondisi tersebut, ia bahkan harus berpegangan pada tiang di area hotel untuk mencegah dirinya terjatuh.
Advertisement
Setelah mencoba beristirahat di kamar hotel, kondisinya tidak membaik. Gejala vertigo disertai muntah hebat tanpa henti membuat tim manajemen memutuskan segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Di RS Siloam Surabaya, Hedi langsung menjalani penanganan darurat serta serangkaian pemeriksaan menyeluruh.
Tim dokter melakukan pemeriksaan mulai dari CT scan hingga MRI guna memastikan tidak terdapat gangguan saraf serius. Dari hasil observasi awal, tekanan darah Hedi tercatat melonjak drastis hingga menyentuh angka 200. Ia menduga faktor genetik menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan yang dialaminya.
BACA JUGA
Setelah menjalani dua hari perawatan intensif dan observasi di Surabaya, Hedi Yunus akhirnya diperbolehkan kembali ke Jakarta meski belum sepenuhnya pulih. Proses pemulihan masih berlanjut di ibu kota untuk memastikan stabilitas jantung serta tekanan darahnya tetap terkontrol.
Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Harapan Kita, termasuk CT scan jantung untuk mendeteksi potensi risiko lain yang mungkin muncul. Melalui akun Instagram pribadinya, Hedi membagikan pengalaman tersebut sekaligus mengingatkan penggemarnya agar tidak mengabaikan gejala vertigo dan pentingnya memantau tekanan darah.
Saat ini, fokus utama pelantun lagu "Cantik" tersebut adalah menjalani pemulihan sesuai arahan dokter. Ia menegaskan belum akan kembali ke panggung sebelum kondisinya benar-benar stabil. Hedi berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi banyak orang untuk lebih peka terhadap sinyal kelelahan dan gangguan kesehatan yang diberikan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Api Tembus 123 Persen
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







