Erwin Gutawa Hadirkan Aransemen Baru Lagu Hari Merdeka
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Pusat perbelanjaan di provinsi Henan, China, menampilkan ucapan Imlek bergambar Draco Malfoy. - Antara/ist-Xiaohongshu
Harianjogja.com, BEIJING—Tokoh antagonis serial Harry Potter, Draco Malfoy, mendadak menjadi ikon dekorasi Imlek 2026 di China setelah nama Mandarinnya diasosiasikan dengan simbol keberuntungan dan shio kuda pada perayaan tahun ini.
Fenomena tersebut muncul karena dalam bahasa Mandarin, Malfoy disebut “mǎ ěr fú”, di mana karakter pertama “马” (mǎ) berarti kuda dan karakter terakhir “福” (fú) berarti keberuntungan atau berkah.
Kaitan makna tersebut membuat penggemar Harry Potter di China ramai mencetak foto pemeran Draco Malfoy, Tom Felton, untuk dijadikan dekorasi “fúzì”.
Fúzì sendiri merupakan hiasan Imlek berbentuk persegi berwarna merah yang biasanya memuat karakter “fú” sebagai simbol keberuntungan.
Sejumlah penggemar bahkan memasang “fúzì” Malfoy secara terbalik. Dalam tradisi Imlek, posisi terbalik menyiratkan keberuntungan segera datang, karena kata “terbalik” dan “tiba” dalam bahasa Mandarin memiliki bunyi serupa, yakni “dào”.
Popularitas Malfoy pada Imlek 2026 juga dipicu latar belakang karakternya sebagai siswa asrama Slytherin yang bersimbol ular. Tahun 2025 yang merupakan shio ular akan berakhir pada 16 Februari dan berganti menjadi tahun kuda, dua simbol yang dinilai relevan dengan nama Mandarinnya.
Akun Instagram Tom Felton pada pekan lalu turut mengunggah ulang konten yang menampilkan sebuah pusat perbelanjaan di China memasang fotonya di layar LED besar dengan tulisan “kesadaran magis yang menarik seratus macam rezeki”.
Tren dekorasi Imlek 2026 dengan figur Draco Malfoy ini bermula dari platform media sosial berbasis foto dan video asal China, Xiaohongshu. Pada pertengahan Januari, seorang penggemar membagikan desain “fúzì” Malfoy dan mendapat respons luas dari pengguna lainnya.
Sejak itu, di Xiaohongshu dan berbagai situs belanja daring, penjual menawarkan beragam produk bertema Malfoy, mulai dari “fúzì”, tempat ponsel, hingga magnet kulkas dengan harga bervariasi.
Salah satu akun di Xiaohongshu bahkan menjual magnet kulkas bergambar Malfoy seharga 27 RMB atau sekitar Rp65 ribu dan telah terjual sebanyak 5.000 unit.
Harry Potter sendiri memiliki basis penggemar besar di China. Media pemerintah setempat menyebutkan bahwa buku Harry Potter diperkirakan telah terjual sekitar 200 juta eksemplar sejak versi bahasa Mandarin dirilis pada 2000.
Tingginya popularitas Harry Potter di China menjadi salah satu faktor yang membuat tren dekorasi Imlek 2026 bertema Draco Malfoy cepat menyebar dan diminati, sekaligus memperlihatkan bagaimana budaya pop global beradaptasi dengan tradisi lokal seperti Imlek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus berjalan beriringan dalam Malam Tirakatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 683 dari 794 BTS terdampak gempa NTT telah pulih. Komdigi mencatat 111 site masih mengalami gangguan.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.