KPK Sita Dokumen Saat Geledah Kantor Bupati Muara Enim
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Orang sedang membaca hasil tes kolesterol/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat Lebaran kita banyak disuguhkan dengan makanan bersantan seperti opor ayam, rendang, semur daging, dan lainnya. Adapun makanan-makanan tersebut mengandung banyak lemak yang jika dikonsumsi secara berlebihan akan membuat kolesterol naik.
Melansir dari Mayo Clinic, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. Obat-obatan memang dapat membantu memperbaiki kolesterol Anda, tetapi ada baiknya untuk melakukan perubahan gaya hidup untuk memperbaiki kolesterol Anda.
Lebaran telah usai, inilah saatnya untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan agar dapat menurunkan kolesterol.
Untuk mengurangi kolesterol Anda, cobalah untuk mengurangi makanan berlemak, terutama makanan yang mengandung jenis lemak yang disebut lemak jenuh. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) - kolesterol "jahat".
Adapun makanan yang dapat Anda konsumsi, antara lain:
- ikan berminyak, seperti makarel dan salmon
- beras merah, roti gandum dan pasta gandum
- kacang-kacangan dan biji-bijian
- buah-buahan dan sayuran
Anda juga meningkatkan serat larut. Serat larut dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah Anda. adapun makanan yang dapat Anda konsumsi seperti oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel, dan pir.
Lakukan olahraga setidaknya 150 menit (2,5 jam) dalam seminggu atau aktivitas aerobik berat selama 20 menit tiga kali seminggu. Adapun beberapa pilihan olahraga yang dapat Anda lakukan misalnya seperti berjalan kaki dengan tempo cepat agar jantung Anda berdetak lebih cepat, berenang, bersepeda, dan melakukan olahraga favorit agar Anda dapat menikmatinya.
Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda. sebagai contoh, jika dalam waktu 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung Anda pulih dari lonjakan yang disebabkan oleh rokok. Jika dalam waktu tiga bulan setelah berhenti merokok, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru Anda mulai membaik. Terakhir, jika Anda sudah berhenti merokok dalam waktu satu tahun, risiko penyakit jantung Anda menjadi setengah dari seorang perokok.
Berat badan yang berlebihan akan berpengaruh terhadap kolesterol tinggi. Saat Lebaran Anda mungkin mengonsumsi makanan manis dan makanan berlemak. Untuk itu, Anda perlu mengubah rutinitas harian Anda, seperti menggunakan tangga daripada naik lift atau parkir lebih jauh dari kantor Anda. Cobalah untuk meningkatkan aktivitas berdiri, seperti memasak atau melakukan pekerjaan rumah.
Jika perubahan gaya hidup saja tidak cukup, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter agar Anda dapat diberi rekomendasi obat untuk membantu menurunkan kolesterol Anda, minumlah obat sesuai resep sambil tetap melanjutkan perubahan gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup yang Anda lakukan dapat membantu menjaga dosis obat tetap rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Dinkes Bantul menargetkan 460 ribu warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 melalui strategi jemput bola ke komunitas dan instansi.
Lionel Messi mencetak hattrick pertama di Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dan menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose.
Pemkot Jogja menaikkan kuota afirmasi SPMB SMP 2026 menjadi 25 persen untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa KSJPS dan disabilitas.
Kegiatan ini meliputi Medical Check Up (MCU), dan donor darah bekerja sama dengan RSUD R.A.A Purworejo dan PMI Kulon Progo, serta seminar kesehatan bersama dr.
Baterai boros, HP lemot, hingga sering panas menjadi tanda smartphone sudah waktunya diganti demi keamanan dan produktivitas.