6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Memasuki masa pubertas, remaja kerap menghadapi berbagai perubahan pada kulit, terutama meningkatnya produksi minyak (sebum) yang memicu munculnya jerawat dan komedo. Kondisi ini menjadi salah satu masalah kulit paling umum yang dialami remaja, baik perempuan maupun laki-laki.
Dokter kulit Dr. Stephanie Ho mengungkapkan bahwa lonjakan hormon saat pubertas membuat kelenjar minyak bekerja lebih aktif. Produksi sebum berlebih ini dapat menyumbat pori-pori, terlebih jika bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri. Akibatnya, muncul berbagai masalah seperti komedo hitam, komedo putih, hingga jerawat meradang.
“Sekitar 90 hingga 96 persen remaja mengalami jerawat dalam berbagai tingkat keparahan. Pada remaja perempuan, kondisi ini biasanya mulai muncul di usia 11 hingga 13 tahun, sedangkan pada laki-laki cenderung lebih lambat, sekitar usia 13 hingga 14 tahun,” jelasnya dikutip Antara, Sabtu (13/6/2026)
Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr. Ho menyarankan rutinitas perawatan kulit yang sederhana namun konsisten. Tiga langkah dasar yang wajib dilakukan adalah menggunakan pembersih wajah yang lembut, pelembap ringan, serta tabir surya dengan SPF minimal 50, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, ada beberapa bahan aktif yang terbukti efektif membantu mengatasi jerawat pada remaja. Niasinamida, misalnya, dikenal mampu mengontrol produksi minyak sekaligus meredakan peradangan. Sementara itu, asam azelaik berfungsi membersihkan pori-pori, melawan bakteri, dan membantu memudarkan bekas jerawat.
Bahan lain seperti benzoil peroksida juga sering digunakan karena kemampuannya membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan, meski penggunaannya perlu hati-hati pada kulit sensitif. Adapun asam salisilat efektif mengangkat sel kulit mati serta membantu melarutkan minyak berlebih di dalam pori-pori.
Meski banyak produk tersedia bebas di pasaran, penggunaannya sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk menghindari iritasi. Jika kondisi jerawat tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, konsultasi dengan dokter kulit menjadi langkah yang disarankan.
Dr. Ho juga mengingatkan bahwa membersihkan wajah secara berlebihan justru dapat merusak lapisan pelindung alami kulit. Idealnya, wajah cukup dicuci dua kali sehari, lalu dilanjutkan dengan penggunaan pelembap.
Selain itu, penggunaan bahan aktif seperti AHA, BHA, dan retinoid secara berlebihan perlu dihindari karena berisiko menyebabkan iritasi. Kebiasaan buruk seperti sering menyentuh wajah atau memencet jerawat juga dapat memperparah kondisi kulit karena memicu infeksi dan peradangan lebih lanjut.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, masalah jerawat pada remaja dapat dikendalikan sehingga kulit tetap sehat selama masa pubertas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.