Baterai Mobil Listrik Mahal, Hindari 3 Kesalahan Ini dari Sekarang
Cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet. Hindari kesalahan pengisian, suhu panas, dan kerusakan fisik pada kendaraan listrik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Banyak orang menganggap rasa kantuk pada siang hari sebagai hal biasa akibat pekerjaan yang menumpuk atau aktivitas yang melelahkan. Namun, jika kondisi tersebut muncul hampir setiap hari dan sulit dikendalikan, ada kemungkinan tubuh sedang memberikan sinyal adanya masalah kesehatan tertentu.
Kantuk berlebihan tidak hanya membuat seseorang sulit berkonsentrasi, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara maupun bekerja. Karena itu, penting memahami faktor-faktor yang dapat memicunya.
Dilansir dari Healthline, Selasa (16/6/2026), terdapat sejumlah penyebab yang sering dikaitkan dengan rasa kantuk berlebihan pada siang hari.
1. Kurang Tidur
Penyebab paling umum adalah kurangnya waktu tidur. Orang dewasa umumnya membutuhkan waktu istirahat sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Tidak hanya durasi, kualitas tidur juga berpengaruh. Tidur yang sering terputus atau tidak nyenyak membuat tubuh gagal mendapatkan pemulihan optimal sehingga rasa kantuk muncul pada keesokan harinya.
2. Stres dan Gangguan Kesehatan Mental
Stres berkepanjangan dapat menguras energi fisik maupun mental. Kondisi ini sering membuat seseorang merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat.
Selain itu, depresi dan gangguan kecemasan juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan menurunkan semangat beraktivitas sehingga memicu kantuk berlebih pada siang hari.
3. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, termasuk aliran darah dan distribusi oksigen ke otak.
Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah lemas, sulit fokus, dan cepat mengantuk. Untuk mencegah dehidrasi, kebutuhan cairan harian perlu dipenuhi secara cukup.
4. Pola Makan Tidak Seimbang
Makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana dapat memicu lonjakan kadar gula darah yang kemudian turun secara drastis. Kondisi ini sering menimbulkan rasa lemas dan kantuk setelah makan.
Sebaliknya, konsumsi protein, serat, serta lemak sehat dalam jumlah seimbang dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
5. Anemia
Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.
Selain mudah mengantuk, penderita anemia biasanya mengalami gejala lain seperti tubuh lemas, wajah pucat, pusing, dan mudah kelelahan.
6. Gangguan Tidur
Beberapa gangguan tidur seperti sleep apnea, insomnia, dan narkolepsi juga dapat menyebabkan kantuk berlebihan.
Pada kasus sleep apnea, misalnya, pernapasan dapat berhenti sementara saat tidur sehingga kualitas istirahat menurun meski durasi tidur terlihat cukup.
7. Penyakit Tertentu
Kantuk berlebihan juga dapat menjadi gejala sejumlah penyakit, seperti diabetes, hipotiroidisme, penyakit jantung, hingga infeksi kronis.
Jika rasa kantuk muncul terus-menerus dan disertai gejala lain seperti sesak napas, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau gangguan konsentrasi, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Segera konsultasikan ke dokter apabila:
Menjaga pola tidur yang teratur, memenuhi kebutuhan cairan, mengelola stres, dan menerapkan pola makan sehat merupakan langkah awal untuk mengurangi rasa kantuk berlebihan. Namun jika keluhan tidak membaik, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet. Hindari kesalahan pengisian, suhu panas, dan kerusakan fisik pada kendaraan listrik.
Lampah Budaya Mubeng Beteng kembali digelar di Jogja untuk menyambut Tahun Baru Jawa 1 Sura 2026. Tradisi ini menjadi simbol refleksi dan pelestarian budaya.
BNPB melaporkan satu warga meninggal akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Sebanyak 312 jiwa terdampak dan puluhan bangunan mengalami kerusakan.
Simak kisah menarik Roberto Lopes, mantan pegawai bank yang menjadi bintang timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 berkat pesan LinkedIn yang hampir terlewat.
MrBeast mencetak sejarah sebagai kreator YouTube pertama yang menembus 500 juta subscriber. Simak perjalanan dan kerajaan bisnis miliaran dolarnya.
Norwegia kembali ke Piala Dunia setelah 28 tahun. Erling Haaland dan Martin Odegaard siap memimpin tim saat menghadapi Irak di laga perdana Grup I.