Kalitalang Klaten Diserbu Wisatawan, Trekking Rasa Pendakian Merapi
Wisata Kalitalang di lereng Merapi makin ramai, jadi favorit trekking dan latihan pendakian, kunjungan tembus 2.500 orang per hari.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Aktivitasmu berubah seperti kelelawar ataupun burung hantu yang aktif di malam hari lalu tidur di pagi atau siang hari? Efek jangka pendeknya memang mengantuk dan sulit konsentrasi. Sementara untuk efek jangka panjang yakni selain kurang tidur, tubuh tidak lagi bekerja secara optimal.
Melansir dari Erveryday Health pola tidur yang buruk memiliki efek negatif lainnya seperti melemahnya sistem imun, menurunkan kesehatan mental serta fungsi seksual bahkan peningkatan risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, obesitas, dan banyak lagi.
Baca juga: Gawat! Polusi Udara Bikin Perempuan Osteoporosis
Oleh karenanya perhatikan lima cara ini untuk memperbaiki jam tidur yang terbalik seperti sedia kala:
Tidur lebih awal atau melanjutkan tidur memang lebih sulit dibandingkan menunda tidur namun bukan berarti tidak mungkin. Untuk kembali ke jam tidur yang optimal, cobalah untuk tidur lebih awal kemudian bangun di pagi hari 5-15 menit lebih awal setiap hari secara bertahap dan konsisten dalam satu minggu penuh.
Tidur siang dapat mengganggu tidur di malam hari. Gantilah waktu tidur siangmu dengan melakukan aktivitas seperti olahraga, selain mengusir rasa kantuk harapannya tubuh akan terasa lelah saat malam hari dan tidur pun jadi lebih mudah.
Menjelang waktu tidur hindari makanan atau camilan yang mengandung banyak gula, terutama minuman dengan kandungan kafein, alkohol atau minuman bersoda, apalagi makanan pedas dan asam karena dapat menyebabkan mulas atau asam lambung meningkat. Jika merasa lapar, lebih baik mengonsumsi jus ceri asam atau kiwi sejam atau setengah jam sebelum tidur, dimana keduanya telah terbukti meningkatkan kualitas tidur.
Sebelum tidur cobalah untuk mandi air hangat lalu dengarkan musik yang menenangkan. Pastikan pula tempat tidur Anda nyaman dengan ruangan gelap yang mampu meningkatkan melatonin hormon yang membuat ngantuk, dan atur suhu ruangan menjadi sejuk namun tidak terlalu dingin maupun panas.
Jika cara di atas tidak efektif atau tak membantu jam tidurmu kembali membaik maka segera konsultasikan ke dokter umum yang nantinya dapat merujuk ke dokter spesialis. Demi kesehatan jangka panjang, sebelum tubuh semakin memburuk dan mengundang penyakit kronis ke tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata Kalitalang di lereng Merapi makin ramai, jadi favorit trekking dan latihan pendakian, kunjungan tembus 2.500 orang per hari.
Jepang menyiapkan pengerahan SDF ke Selat Hormuz dengan tiga syarat utama, termasuk gencatan senjata AS-Iran dan penurunan ancaman keamanan.
Wamenaker Afriansyah Noor mendorong revisi UU UAP 1930 dan aturan K3 karena dinilai tidak lagi sesuai dengan perkembangan industri modern.
Kekurangan 33 Guru Pendamping Khusus di DIY masih terjadi. Sebanyak 51 SMA/SMK mengajukan kebutuhan GPK untuk mendukung sekolah inklusi.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal juara Indonesia Open 2026 setelah kalah 21-13, 18-21, 10-21 dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di final.
Bulog Jateng mempercepat penyaluran bantuan pangan, beras SPHP, dan Minyakita. Stok beras mencapai 366.846 ton hingga Juni 2026.