Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Ilustrasi bau mulut/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Bau mulut, yang juga disebut halitosis, bisa memalukan dan dalam beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan kecemasan.
Makanan tertentu, kondisi kesehatan, dan kebiasaan adalah salah satu penyebab bau mulut. Dalam banyak kasus, Anda dapat memperbaiki bau mulut dengan kebersihan gigi yang tepat dan konsisten.
Jika perawatan diri sederhana tidak menyelesaikan masalah, temui dokter gigi atau dokter Anda untuk memastikan kondisi yang lebih serius tidak menyebabkan bau mulut Anda.
Bau mulut yang tidak sedap bervariasi, tergantung pada sumber atau penyebab yang mendasarinya. Beberapa orang terlalu khawatir tentang napas mereka meskipun mereka memiliki sedikit atau tidak ada bau mulut, sementara yang lain memiliki bau mulut dan tidak mengetahuinya. Karena sulit untuk menilai bagaimana bau napas Anda sendiri, mintalah teman dekat atau kerabat untuk mengkonfirmasi pertanyaan bau mulut Anda.
Jika Anda memiliki bau mulut, tinjau kembali kebiasaan kebersihan mulut Anda. Cobalah melakukan perubahan gaya hidup, seperti menyikat gigi dan lidah setelah makan, menggunakan benang gigi, dan banyak minum air putih.
Jika bau mulut Anda berlanjut setelah melakukan perubahan tersebut, temui dokter gigi Anda. Jika dokter gigi Anda mencurigai kondisi yang lebih serius yang menyebabkan bau mulut Anda, ia mungkin akan merujuk Anda ke dokter untuk menemukan penyebab bau tersebut.
BACA JUGA: Waspadai! Tanda-Tanda Serangan Jantung pada Perempuan
Sebagian besar bau mulut berasal dari mulut Anda, dan ada banyak kemungkinan penyebabnya sebagai berikut.
Pecahnya partikel makanan di dalam dan di sekitar gigi Anda dapat meningkatkan bakteri dan menyebabkan bau tak sedap. Makan makanan tertentu, seperti bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah, juga bisa menyebabkan bau mulut. Setelah Anda mencerna makanan ini, mereka memasuki aliran darah Anda, dibawa ke paru-paru Anda dan mempengaruhi napas Anda.
Merokok menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Perokok dan pengguna tembakau oral juga lebih cenderung memiliki penyakit gusi, sumber bau mulut lainnya.
Jika Anda tidak menyikat dan menggunakan benang gigi setiap hari, partikel makanan tetap berada di mulut Anda, menyebabkan bau mulut. Lapisan bakteri (plak) tidak berwarna dan lengket terbentuk di gigi Anda. Jika tidak disikat, plak dapat mengiritasi gusi dan akhirnya membentuk kantong berisi plak di antara gigi dan gusi (periodontitis). Lidah Anda juga bisa menjebak bakteri yang menghasilkan bau. Gigi palsu yang tidak dibersihkan secara teratur atau tidak terpasang dengan benar dapat menampung bakteri penyebab bau dan partikel makanan.
Air liur membantu membersihkan mulut Anda, menghilangkan partikel yang menyebabkan bau tak sedap. Suatu kondisi yang disebut mulut kering atau xerostomia (zeer-o-STOE-me-uh) dapat menyebabkan bau mulut karena produksi air liur menurun. Mulut kering secara alami terjadi saat tidur, menyebabkan \"napas pagi\", dan akan memburuk jika Anda tidur dengan mulut terbuka. Mulut kering kronis dapat disebabkan oleh masalah pada kelenjar ludah dan beberapa penyakit.
Beberapa obat secara tidak langsung dapat menghasilkan bau mulut dengan berkontribusi pada mulut kering. Lainnya dapat dipecah dalam tubuh untuk melepaskan bahan kimia yang dapat terbawa pada napas Anda.
Infeksi di mulut Anda. Bau mulut dapat disebabkan oleh luka operasi setelah operasi mulut, seperti pencabutan gigi, atau akibat kerusakan gigi, penyakit gusi atau sariawan.
BACA JUGA: Ini 10 Manfaat Keluarga Buah Berry untuk Kesehatan
Bau mulut kadang-kadang bisa berasal dari batu-batu kecil yang terbentuk di amandel dan ditutupi dengan bakteri yang menghasilkan bau. Infeksi atau peradangan kronis pada hidung, sinus atau tenggorokan, yang dapat menyebabkan postnasal drip, juga dapat menyebabkan bau mulut.
Penyakit, seperti beberapa jenis kanker, dan kondisi seperti gangguan metabolisme, dapat menyebabkan bau napas yang khas akibat bahan kimia yang dihasilkannya. Refluks asam lambung kronis (penyakit refluks gastroesofageal, atau GERD) dapat dikaitkan dengan bau mulut. Bau mulut pada anak kecil bisa disebabkan oleh benda asing, seperti sepotong makanan, yang bersarang di lubang hidung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.