IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Jahe/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Jahe adalah rempah yang mungkin paling populer di seluruh dunia.
Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara ini merupakan tanaman populer yang sering digunakan sebagai bumbu dapur hingga minuman yang menenangkan. Beberapa orang juga menggunakannya sebagai olahan kue jahe dan saus.
Namun, terlepas dari bagaimana cara Anda menggunakan dan mengonsumsinya, jahe sebenarnya memiliki beberapa efek samping yang cukup menarik dan mengejutkan.
Berikut 6 efek samping dan manfaat mengonsumsi jahe menurut ahli gizi, melansir Eat This, Kamis (11/11/2021).
Amber Pankonin, MS, RD, ahli diet terdaftar, mengatakan bahwa jahe telah terbukti membantu meningkatkan motilitas lambung, yang pada dasarnya membantu pergerakan makanan dari mulut ke usus besar sehingga Anda memiliki lebih sedikit gas dan kembung.
Pernah merasakan sensasi kesemutan setelah makan nanas? Anda mungkin akan mengalami hal yang sama ketika Anda makan jahe. Senyawa aktif yang memberikan manfaat kesehatan ini nyatanya juga dapat mengiritasi lapisan mukosa mulut dan tenggorokan. Selain itu, bagi orang yang tidak terbiasa dengan jahe mungkin akan menganggap rasa jahe sangat kuat dan menyakitkan di mulut.
Pankonin mengatakan, jahe mungkin bermanfaat bagi mereka yang menderita nyeri sendi atau radang sendi . Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang dapat membantu mengurangi peradangan terkait dengan sifat anti inflamasinya.
Selain mengurangi rasa sakit dan peradangan, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jahe efektif dalam mengurangi rasa sakit selama 3 hingga 4 hari pertama siklus menstruasi.
Meskipun mekanismenya tidak sepenuhnya dipahami, namun menurut Whitney Linsenmeyer, PhD, RD, LD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, dan Asisten Profesor Nutrisi di Saint Louis University, umumnya pemikiran bahwa jahe kaya akan bahan kimia tanaman yang terjadi secara alami yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, yang diketahui menyebabkan penambahan berat badan dan membuat penurunan berat badan lebih sulit.
Meskipun suplemen jahe dianggap relatif aman, dosis tinggi dapat menyebabkan gejala yang tidak diinginkan seperti gangguan pencernaan: kram perut, kembung dan gas. Senyawa aktif yang memberikan manfaat kesehatan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan ketika dikonsumsi dalam dosis tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Taksi Green SM menabrak pembatas jalan di Joglo, Jakarta Barat, Senin sore. Tidak ada korban, sementara lalu lintas menuju Kebon Jeruk padat.
Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya ekspor 4,2 kg padatan diduga emas di Bandara YIA. Nilai barang hampir Rp11 miliar.
Sebanyak 9 SD di Sleman masih membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur mengering. BPBD menyalurkan 2.000 liter air tiap sekolah.
Festival Inovasi Jogja 2026 ditutup di UKDW dengan penyerahan katalog riset dan penguatan kolaborasi inovasi untuk pembangunan daerah.
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.