Pesan Muhammadiyah di Idul Adha 2026: Kurban Perkuat Solidaritas
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Ilustrasi pedagang bawang putih di Pasar Gentan Sinduharjo, Kecamatan, Ngaglik, Kabupaten Sleman/JIBI-HarianJogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah studi menunjukkan bahwa senyawa organik dalam bawang putih dapat meningkatkan daya ingat.
Penelitian yang dilakukan tim dari University of Louisville ini menemukan bahwa senyawa organik dalam bawang putih yang disebut allyl sulfide dapat membantu mencegah penurunan daya ingat di kemudian hari. Allyl sulfide sendiri memiliki banyak manfaat kesehatan dan dikenal dengan agen detoksifikasi atau pembuangan racun.
Dr. Neetu Tyagi di University of Louisville selaku peneliti utama menjelaskan keragaman mikrobiota usus berkurang pada lansia, yang mana hal ini memicu penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
"Kami ingin lebih memahami bagaimana perubahan dalam mikrobiota usus berhubungan dengan penurunan kognitif terkait penuaan," ujar Tyagi.
Untuk mengarah pada temuan ini, ilmuwan memberi dosis allyl sulfide pada tikus yang berusia 24 bulan atau setara dengan manusia berusia antara 56 hingga 69 tahun. Mereka kemudian membandingkan kemampuan ingatan tikus berusia 4 bulan dan tikus 24 bulan yang tidak menggunakan senyawa tersebut.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa tikus yang menggunakan allyl sulfide memiliki kemampuan memori jangka pendek dan panjang yang lebih baik, dan bakteri usus mereka lebih sehat dibandingkan dengan tikus pada usia yang sama yang tidak diberi senyawa organik bawang putih ini.
Jyotirmaya Behera, yang ikut memimpin penelitian dengan Tyagi, mengatakan bahwa temuan ini menunjukkan pemberian diet bawang putih yang mengandung allyl sulfide dapat membantu menjaga mikroorganisme usus yang sehat dan meningkatkan kesehatan kognitif pada lansia.
"Ada banyak bukti yang menunjukkan ada hubungan antara otak dan kesehatan usus," sambung James Pickett, kepala penelitian di Alzheimer\'s Society yang tidak terlibat dalam penelitian ini kepada Newsweek.
Pickett menyatakan, proyek ini masih dalam masa pertumbuhan dan hanya dilakukan pada tikus, sehingga ia mengimbau agar masyarakat tidak langsung mengonsumsi bawang putih untuk mengurangi masalah daya ingat yang berkaitan dengan usia.
“Kami berinvestasi dalam penelitian untuk menganalisis bagaimana bakteri dalam usus dapat memengaruhi fungsi dan kesehatan otak. Sementara itu, apa yang kita ketahui adalah apa yang baik untuk jantung, baik untuk otak. Pola makan yang sehat dan bervariasi serta banyak berolahraga dapat membantu mengurangi risiko demensia," tandas Pickett seperti dilansir dari NY Post.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Rekomendasi HP baterai jumbo 7000 mAh terbaik 2026 untuk driver ojol. Performa stabil, anti panas, dan awet seharian di jalan. Simak daftar lengkapnya.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.
Polda Jateng pastikan kabar viral pocong begal di media sosial hoaks dan imbau warga tidak mudah panik.
New York menunda aturan e-bike karena anggaran molor, memicu debat soal registrasi dan nasib 80 ribu kurir.
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti tersingkir di babak 16 besar Singapore Open 2026 setelah kalah dari pasangan China.