Google Cloud Buka Suara soal Lonjakan Harga Chip Global
Google Cloud berupaya menjaga harga layanan tetap kompetitif di tengah kelangkaan chip global dan lonjakan permintaan GPU serta TPU.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Bercinta sering dijadikan cara terbaik untuk membahagiakan pasangan. Karenanya, kebanyakan orang ingin tampil sempurna dan kuat saat melakukannya.
Namun, niat memberikan pengalaman bercinta terbaik kepada pasangan bisa gugur karena efek samping kuat. Ya, sebelum pakai obat kuat , kenali dulu beragam efek sampingnya.
Dikutip dari Popular-world.com, obat kuat memiliki ragam efek samping, mulai dari ringan hingga berat.
Penggunaan obat kuat bisa menyebabkan efek samping ringan seperti sakit kepala, sesak napas, dada berdebar-debar, gangguan pencernaan, hingga muka memerah.
Tak hanya itu, penggunaan obat secara rutin dan berlebihan juga bisa membuat lelaki mengalami ejakulasi dini, impotensi, hingga kebutaan.
Dalam jangka panjang, konsumsi obat kuat akan membebani kerja organ tubuh seperti ginjal, lambung, dan liver. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Alabama di Birmingham, Inggris, mengatakan lelaki yang doyan mengonsumsi viagra berisiko kehilangan pendengaran.
Tak hanya viagra, obat kuat untuk membentuk otot seperti anabolik steroid juga punya efek samping lho. Diketahui, konsumsi anabolik steroid bisa meningkatkan risiko depresi, tekanan darah tinggi, mimisan, kram perut, hingga diare dan muntah-muntah.
Bagaimana dengan obat kuat berbentuk jamu yang biasa dijual di pinggir jalan? Pakar mengatakan bahaya efek samping masih tetap ada.
Sebabnya, jamu obat kuat yang dijual di kedai pinggir jalan tidak memiliki jaminan keamaan, dan diketahui mengandun bahan kimia.
Semakin cepat efek obat kuat yang dirasakan, semakin tinggi pula kadar bahan kimia yang terkandung.
Karena itu, lelaki normal yang tidak memiliki masalah saat bercinta sebaiknya tidak perlu menggunakan obat kuat. Jikapun merasa perlu, konsultasikan dahulu ke dokter ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Google Cloud berupaya menjaga harga layanan tetap kompetitif di tengah kelangkaan chip global dan lonjakan permintaan GPU serta TPU.
Workshop P4GN di Kelurahan Gowongan mengajak warga mengenali gejala awal penyalahgunaan narkoba agar penanganan dan pemulihan bisa dilakukan lebih cepat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
ORI DIY menyoroti penanganan dugaan pelecehan seksual di tiga perguruan tinggi swasta di Jogja dan meminta penguatan sistem pengaduan.
Robert Lewandowski mengungkap alasan memilih bergabung dengan Chicago Fire di MLS setelah meninggalkan Barcelona usai empat musim.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.