Menkeu: APBN 2025 Efisien, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
Kue putri salju mengandung gula tinggi/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Kesehatan organ hati perlu dijaga. Sebuah studi menemukan bahwa mengurangi konsumsi jus buah, makanan, dan minuman ringan yang berpemanis atau bergula dapat membantu mengurangi jumlah lemak dan peradangan pada hati terutama pada anak-anak yang kelebihan berat badan.
Seperti dilansir dari Indian Express, Jumat (25/1/2019), penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association (JAMA) itu menegaskan bahwa menjaga asupan minuman manis, dan makanan bergula adalah pilihan gaya hidup yang bijaksana.
Laporan yang telah dikutip dalam ‘The New York Times’, mengungkapkan bahwa banyak orang yang memiliki lemak hati tidak menyadari gejalanya. Namun, mereka memiliki risiko menderita penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker hati, dan sirosis.
Meskipun tidak ada kekhususan makanan untuk anak-anak yang memiliki hati berlemak, mempertahankan diet sehat yang mencakup sedikit gula tambahan telah direkomendasikan oleh para ahli.
"Standar perawatan saat ini sangat mirip dengan apa yang kami sarankan untuk setiap anak yang kelebihan berat badan," kata Dr. Miriam Vos, seorang penulis studi baru dan asisten profesor pediatri di Emory University School of Medicine.
"Sayangnya, tidak ada uji coba acak besar yang melihat diet mana yang terbaik untuk lemak hati," sambung dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.