Film Drama Mulai Dominasi Bioskop Tanah Air November 2026, Ini Daftarnya

Newswire
Newswire Minggu, 08 November 2026 10:27 WIB
Film Drama Mulai Dominasi Bioskop Tanah Air November 2026, Ini Daftarnya

Poster resmi dari film \'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati\' yang baru merilis teaser perdananya, Jumat, 18 September 2026./ Instagram-seporsimieayamfilm\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Film drama mulai meramaikan layar lebar Indonesia sepanjang November 2026. Kondisi ini menjadi pemandangan berbeda dibandingkan periode sebelumnya ketika film horor kerap mendominasi bioskop Tanah Air.

Perubahan komposisi genre tersebut menjadi kabar baik bagi penonton yang lebih menyukai drama dibandingkan cerita mistis. Sebaliknya, penggemar film horor mungkin perlu menyesuaikan pilihan tontonan mereka bulan ini.

Fenomena ini juga memunculkan pertanyaan apakah penonton Indonesia mulai jenuh dengan deretan film horor atau justru film drama kembali mendapatkan tempat di hati pencinta sinema lokal.

Sepanjang November 2026, sejumlah film dengan beragam cerita dijadwalkan tayang di bioskop. Mulai dari komedi, drama keluarga, kisah biografi, hingga cerita perjuangan perempuan, berikut daftar film yang bisa menjadi pilihan tontonan.

Daftar Film Drama yang Tayang November 2026

1. GJLS: Berapi-api (5 November)

Film garapan sutradara Monty Tiwa ini dibintangi Rigen Rakelna, Hifdzi Khoir, dan Ananta Rispo. Ceritanya mengikuti tiga sahabat yang memiliki cita-cita menjadi pemadam kebakaran.

Namun, keinginan mereka untuk menjadi pahlawan justru membawa ketiganya ke dalam berbagai situasi berbahaya. Perjalanan tersebut menghadirkan tantangan sekaligus humor.

2. Gak Ada Matinya (5 November)

Disutradarai Etienne Caesar, film ini menghadirkan Oki Rengga, Mathias Muchus, dan Benedictus Siregar.

Cerita berpusat pada Binsar (Oki Rengga), yang kehilangan pekerjaan dan harus menghadapi beban cicilan rumah. Di tengah kesulitan ekonomi, asuransi jiwa milik ayahnya menjadi secercah harapan.

Namun, harapan itu mendadak pupus ketika sang ayah yang sudah berada di mobil jenazah ternyata hidup kembali. Film komedi drama ini mengangkat konflik keluarga melalui situasi yang absurd.

3. Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (12 November)

Diadaptasi dari novel best seller karya Brian Khrisna, film ini disutradarai Kuntz Agus. Sejumlah pemain yang terlibat di antaranya Benedictus Siregar, Chicco Kurniawan, dan Teuku Rifnu.

Film ini mengangkat isu kesehatan mental melalui kisah Ale, seorang pria yang mengalami depresi berat dan berencana mengakhiri hidupnya tepat pada hari ulang tahun.

Sebelum mengambil keputusan tersebut, Ale ingin menikmati seporsi mie ayam favoritnya. Perjalanan untuk memenuhi keinginan itu justru mempertemukannya dengan sejumlah orang yang kemudian mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.

4. Hamka: Awal Mula (Vol 3) (19 November)

Film biografi yang disutradarai Fajar Bustomi ini dibintangi Vino G. Bastian, Rey Bong, dan Laudya Cynthia Bella.

Cerita melanjutkan perjalanan hidup Buya Hamka, ulama, sastrawan, sekaligus pahlawan nasional Indonesia. Film ini menyoroti masa muda Hamka, kecintaannya terhadap sastra, hubungan dengan keluarga, hingga perjalanan ke Mekkah.

5. People Pleaser: Si Paling Gak Enakan (19 November)

Disutradarai Bobby Prasetyo, film ini dibintangi Mawar Eva de Jongh, Ardit Erwandha, dan Ummi Quary.

People Pleaser: Si Paling Gak Enakan mengangkat fenomena seseorang yang kesulitan menolak permintaan orang lain. Kebiasaan mengutamakan kepentingan orang di sekitarnya tersebut membuat tokohnya menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

6. Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? (12 November)

Film produksi BASE Entertainment ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 November 2026. Ceritanya diadaptasi dari buku Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja karya Samuel Ray.

Film yang disponsori CIMB Niaga tersebut mengangkat realitas anak muda ketika mencari pekerjaan, menjalani masa probation, hingga berusaha membangun kemandirian pada awal perjalanan karier.

Cerita ini juga menyoroti tantangan generasi muda saat memasuki dunia kerja. Persoalan yang diangkat meliputi proses mendapatkan pekerjaan, beradaptasi dengan lingkungan profesional, hingga mengelola keuangan secara mandiri.

7. Pasukan 1000 Janda

Film ini mengambil latar Selat Malaka pada 1599. Armada Belanda di bawah pimpinan Cornelis menerobos kawasan tersebut, membakar desa-desa, dan membunuh para lelaki yang mempertahankan tanah Aceh.

Serangan itu menyisakan para perempuan yang kehilangan suami. Namun, mereka memilih tidak menyerah pada keadaan dan justru mengangkat senjata untuk membentuk pasukan yang tidak pernah diperhitungkan musuh.

Ketika Belanda datang untuk menaklukkan Aceh, mereka harus menghadapi perlawanan para perempuan yang berjuang mempertahankan rumah dan melindungi anak-anak mereka.

8. Menang untuk Kalah

Film ini berkisah tentang Bima (Surya Saputra), yang ingin memberikan tempat tinggal lebih layak bagi keluarganya. Ia kemudian membeli rumah di klaster mewah dengan cara kredit.

Keputusan tersebut tidak berhenti pada pembelian rumah. Bima juga mengganti barang-barang lama dengan yang baru, lagi-lagi melalui cicilan, karena merasa sudah tanggung untuk tidak sekalian memenuhi keinginannya.

Namun, berbagai pembelian itu perlahan menguras tabungan keluarga. Sementara itu, Dewi (Lulu Tobing), sang istri, serta kedua anak mereka, Reina (Putri Ziani) dan Rako (Ajil Ditto), tidak mengetahui kondisi keuangan keluarga yang sebenarnya.

Film Horor Masih Tayang pada November 2026

Meski film drama dan komedi meramaikan bioskop, genre horor tetap hadir dengan sejumlah judul baru. Berikut beberapa film horor yang dijadwalkan tayang pada November 2026.

1. Putri, Jangan Gentayangan Lagi (5 November)

Film ini mengisahkan Mak Eli (Kinaryosih), seorang pengemudi ojek online yang harus berjuang menghidupi ketiga anaknya.

Kehidupannya semakin berat ketika anak sulungnya, Putri (Kawai Labiba), kembali ke rumah dengan membawa bayi. Putri ternyata sedang sakit parah dan akhirnya meninggal dalam keadaan mengenaskan.

2. Rambut Sewu: Satu Langkah Getih (5 November)

Wulan (Wavi Zihan) bersama ibunya, Ratih (Ruth Marini), pindah ke sebuah desa karena Wulan mendapatkan pekerjaan baru di sebuah pabrik.

Keduanya kemudian menempati rumah tua yang disediakan oleh pabrik tempat Wulan bekerja. Di dalam rumah tersebut, Wulan menemukan foto pemilik sebelumnya dan terkejut karena wajah orang dalam foto itu sangat mirip dengannya.

3. Dewi Siluman Ular (12 November)

Film ini menceritakan kehidupan Dedi yang berada di ujung tanduk. Ia dikejar penagih utang untuk melunasi cicilan, sementara istrinya harus menjalani operasi caesar.

Demi menyelamatkan istri dan calon anaknya, Dedi yang putus asa nekat mengambil jalan pintas dengan menikahi jin berwujud siluman ular bernama Dewi. Keputusan tersebut diambil tanpa memikirkan konsekuensi yang harus dihadapinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online