Daftar Orang Terkaya Singapura 2026, Eduardo Saverin Masih Nomor 1
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Ibu Hamil, Wanita Hamil, Kehamilan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ibu hamil boleh naik pesawat, tetapi ada syarat dan risiko yang perlu diperhatikan. Simak waktu terbaik dan tips aman terbang saat hamil. Bepergian menggunakan pesawat saat hamil sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi calon ibu. Beragam anggapan berkembang di masyarakat, mulai dari risiko gangguan kehamilan hingga kemungkinan persalinan terjadi saat penerbangan.
Padahal, dalam kondisi kehamilan normal dan tanpa komplikasi, ibu hamil umumnya masih diperbolehkan melakukan perjalanan udara. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman bagi ibu maupun janin.
Risiko yang Perlu Diperhatikan Saat Hamil dan Naik Pesawat
Meski tergolong aman bagi sebagian besar ibu hamil, perjalanan udara tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu diantisipasi.
1. Penurunan Kadar Oksigen dalam Darah
Saat pesawat berada di ketinggian, tekanan udara di dalam kabin lebih rendah dibandingkan di permukaan bumi. Kondisi ini dapat menyebabkan kadar oksigen dalam darah sedikit menurun.
Pada ibu hamil yang sehat, perubahan tersebut biasanya tidak menimbulkan masalah serius. Namun, sebagian orang dapat mengalami keluhan seperti pusing, sesak napas, atau mudah lelah.
Jika mengalami gejala tersebut selama penerbangan, penumpang disarankan segera menghubungi awak kabin untuk mendapatkan bantuan.
2. Mual dan Ketidaknyamanan
Keluhan mual dan muntah sering terjadi pada trimester pertama kehamilan akibat perubahan hormon.
Perjalanan udara dapat memperparah rasa tidak nyaman tersebut, terutama pada penerbangan yang berlangsung cukup lama atau ketika pesawat mengalami turbulensi.
Selain mual, sebagian ibu hamil juga lebih mudah merasa lelah sehingga perlu mempersiapkan kondisi tubuh sebelum bepergian.
3. Risiko Penggumpalan Darah
Duduk terlalu lama selama penerbangan dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah di pembuluh vena atau dikenal sebagai deep vein thrombosis (DVT).
Risiko ini memang tidak hanya dialami ibu hamil, tetapi kehamilan dapat membuat peluang terjadinya DVT menjadi lebih tinggi.
Untuk mengurangi risiko tersebut, ibu hamil dianjurkan menggerakkan kaki secara berkala, melakukan peregangan ringan saat duduk, serta berjalan sesekali jika kondisi memungkinkan.
Penggunaan stoking kompresi juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah selama perjalanan.
Kapan Waktu Terbaik Ibu Hamil Naik Pesawat?
Banyak dokter menilai trimester kedua sebagai periode paling nyaman untuk melakukan perjalanan udara.
Usia kehamilan antara 14 hingga 28 minggu dianggap sebagai waktu terbaik karena sebagian besar keluhan mual pada awal kehamilan mulai berkurang, sementara ukuran perut belum terlalu besar sehingga mobilitas masih cukup leluasa.
Pada periode ini, risiko keguguran dan persalinan prematur juga relatif lebih rendah dibandingkan trimester pertama dan akhir kehamilan.
Aturan Setelah Usia Kehamilan 28 Minggu
Memasuki usia kehamilan lebih dari 28 minggu, sejumlah maskapai biasanya meminta surat keterangan dokter yang menyatakan kondisi ibu dan janin sehat untuk terbang.
Hal ini dilakukan untuk memastikan perjalanan tidak membahayakan kehamilan serta mengurangi risiko keadaan darurat medis selama penerbangan.
Selain itu, ibu hamil pada usia kandungan ini umumnya mulai merasa kurang nyaman duduk dalam waktu lama karena ukuran perut yang semakin besar.
Mengapa Ibu Hamil 36 Minggu Disarankan Tidak Terbang?
Pada usia kehamilan 36 minggu atau lebih, banyak tenaga medis menyarankan ibu hamil menghindari perjalanan udara kecuali dalam kondisi mendesak.
Alasannya adalah meningkatnya kemungkinan persalinan terjadi sewaktu-waktu. Jika bayi lahir lebih cepat dari perkiraan saat penerbangan atau ketika berada jauh dari fasilitas kesehatan, risiko komplikasi dapat meningkat.
Beberapa maskapai bahkan memiliki aturan khusus yang membatasi atau melarang penumpang dengan usia kehamilan tertentu untuk naik pesawat.
Agar perjalanan lebih nyaman, ibu hamil dapat melakukan beberapa langkah berikut:
Pada dasarnya, ibu hamil masih boleh naik pesawat selama kondisi kehamilan sehat dan tidak terdapat komplikasi medis tertentu. Namun, konsultasi dengan dokter sebelum melakukan perjalanan tetap menjadi langkah paling penting untuk memastikan keselamatan ibu dan janin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.