Jarang Diketahui, Serat Ternyata Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 08 Juli 2026 11:27 WIB
Jarang Diketahui, Serat Ternyata Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Makanan sumber serat. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Serat selama ini dikenal penting untuk kesehatan pencernaan. Namun, manfaatnya ternyata tidak berhenti di situ. Asupan serat yang cukup juga berperan dalam meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan risiko gangguan tidur.

Dietisien Jullian Kubala, RD, dalam tulisannya yang dipublikasikan Health pada Selasa (7/7/2026), menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Serat, Usus, dan Kualitas Tidur

Menurut Kubala, hubungan antara serat dan tidur berkaitan erat dengan kesehatan usus. Serat berfungsi sebagai “makanan” bagi bakteri baik di dalam usus besar.

Bakteri ini kemudian menghasilkan asam lemak rantai pendek yang memiliki berbagai manfaat, termasuk menjaga kesehatan usus dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

Peradangan yang tinggi diketahui berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan tidur seperti insomnia. Dengan kata lain, semakin baik kondisi usus, semakin besar peluang seseorang untuk tidur lebih nyenyak.

Pengaruh pada Hormon Tidur

Serat juga berperan dalam memengaruhi produksi neurotransmiter, khususnya serotonin. Hormon ini sangat penting karena menjadi bahan dasar pembentukan melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun.

Menariknya, sekitar 90 persen serotonin diproduksi di dalam usus. Karena itu, menjaga kesehatan usus melalui konsumsi serat menjadi salah satu kunci untuk mendukung kualitas tidur yang optimal.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa asupan serat yang lebih tinggi dapat membantu meningkatkan produksi serotonin secara alami.

Bantu Stabilkan Gula Darah

Selain itu, serat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Serat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Kondisi ini penting karena fluktuasi gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan seseorang lebih sering terbangun di malam hari, sehingga kualitas tidur menurun.

Dengan kadar gula darah yang lebih terkontrol, tubuh dapat beristirahat dengan lebih optimal sepanjang malam.

Kebutuhan Serat Harian

Kebutuhan serat setiap orang berbeda, tergantung usia dan jenis kelamin. Secara umum, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 25–38 gram serat per hari.

Sebagai acuan, Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk serat berada di kisaran 28 gram per hari dalam pola makan 2.000 kalori.

Sementara itu, anak-anak dan remaja memiliki kebutuhan yang lebih rendah, namun tetap penting untuk dipenuhi sesuai tahap usia.

Sumber Serat dan Tips Tidur Nyenyak

Kebutuhan serat dapat dipenuhi dari berbagai makanan alami, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh.

Namun, meningkatkan kualitas tidur tidak hanya bergantung pada pola makan. Beberapa kebiasaan lain juga penting diterapkan, seperti menjaga jadwal tidur yang konsisten, mengurangi paparan layar sebelum tidur, serta menciptakan suasana kamar yang nyaman, sejuk, dan minim cahaya.

Dengan kombinasi pola makan sehat dan gaya hidup yang seimbang, kualitas tidur yang baik bukan lagi hal yang sulit dicapai.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online