Cek dan Kenali Kualitas Air Minum, Jangan Hanya Lihat Kejernihan

Newswire
Newswire Rabu, 28 Oktober 2026 23:07 WIB
Cek dan Kenali Kualitas Air Minum, Jangan Hanya Lihat Kejernihan

Foto ilustrasi air mineral dalam kemasan atau air minum dalam kemasan. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Air yang terlihat jernih belum tentu layak dikonsumsi. Kontaminan seperti mikroba dan logam berat tidak selalu dapat dikenali secara kasatmata, padahal air minum dikonsumsi setiap hari oleh seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.

Data Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) Kementerian Kesehatan tahun 2023 menunjukkan akses masyarakat Indonesia terhadap air minum yang layak dikonsumsi baru mencapai 20,49 persen. Angka tersebut menggambarkan bahwa upaya memastikan kualitas air masih menjadi tantangan bagi banyak rumah tangga.

Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Timur, Marlina Tanjung, mengatakan hidrasi bukan hanya berkaitan dengan kecukupan minum, tetapi juga kebersihan dan higienitas air yang dikonsumsi.

“Air minum yang tidak terjaga higienitasnya dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, yang pada anak dapat mengganggu asupan dan penyerapan nutrisi serta berdampak pada proses tumbuh kembang,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Tinjauan sistematis berjudul Safe Drinking Water and Its Impact on Children’s Growth and Development yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health mengaitkan gangguan kesehatan pencernaan dengan risiko stunting yang disebut dapat mencapai 4,14 kali lebih tinggi.

Kejernihan Saja Tidak Cukup untuk Menilai Kualitas Air

Kejernihan merupakan salah satu aspek kualitas air yang dapat dilihat secara langsung. Namun, kualitas air minum juga dipengaruhi oleh sumber air, proses pengolahan, higienitas kemasan, pengujian kualitas, penyimpanan, hingga perlindungan produk sebelum dikonsumsi.

Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation Aqua, Tria Rosemiarti, mengatakan masyarakat perlu memahami berbagai aspek tersebut sebelum menentukan pilihan air minum.

“Kita sering kali melihat air hanya dari kejernihannya. Padahal, ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas air minum. Karena itu, keluarga perlu semakin kritis memahami sumber air, proses pengolahan, higienitas, hingga bagaimana kualitas produk dijaga sebelum sampai kepada konsumen.”

Selain aspek pengolahan, keterlacakan produk juga menjadi hal penting. Konsumen perlu dapat mengetahui identitas produsen, proses pembuatan produk, serta pihak yang dapat dihubungi apabila ditemukan masalah.

Perhatikan Identitas Produsen dan Informasi Kemasan

Air minum dalam kemasan bermerek umumnya mencantumkan identitas produsen serta label dan segel yang dapat diperiksa. Produk juga dapat memiliki izin edar dari BPOM, memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), serta menerapkan standar proses yang terdokumentasi dan mekanisme pengendalian serta penelusuran kualitas.

Sementara itu, informasi pada galon isi ulang dari depot air minum atau kemasan tanpa identitas merek dan produsen yang jelas dapat berbeda-beda antartempat. Informasi mengenai sumber air, proses pencucian, standar sanitasi, pengujian, dan penanggung jawab produk perlu diperhatikan oleh konsumen.

Kondisi tersebut tidak berarti seluruh air isi ulang tidak aman dikonsumsi. Namun, konsumen perlu memastikan informasi mengenai sumber air dan proses penanganannya sebelum membeli.

AQILA Ajak Anak dan Orang Tua Mengenali Kualitas Air

Melalui karakter Gen Alpha yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, AQILA, Aqua mengajak anak dan orang tua mencari tahu asal air, cara kualitasnya dijaga, serta hal-hal sederhana yang dapat diperiksa pada kemasan.

Marketing Director Aqua, Adisti Nirmala, mengatakan rasa ingin tahu anak dapat menjadi pintu masuk bagi keluarga untuk membangun pemahaman tentang kualitas air sejak dini.

“Melalui AQILA, kami ingin menjadikan rasa ingin tahu tersebut sebagai sesuatu yang positif dengan mengajak anak dan orang tua bersama-sama memahami apa yang mereka konsumsi setiap hari, termasuk mengenali kualitas air minum dengan cara yang sederhana dan menyenangkan,” ujarnya.

Upaya mengenali kualitas air minum dapat dimulai dengan memperhatikan sumber air, proses pengolahan, kebersihan kemasan, informasi produsen, serta mekanisme pengendalian kualitas. Dengan memahami aspek-aspek tersebut, keluarga dapat lebih cermat dalam menentukan pilihan air minum untuk konsumsi sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online