Bukan Cuma Cepat, Ini Kelebihan Marc Marquez Menurut Bos Aprilia
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Foto ilustrasi telur asin. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Telur menjadi salah satu bahan pangan yang paling sering dikonsumsi masyarakat karena harganya terjangkau, mudah diolah, dan kaya nutrisi. Kandungan protein, vitamin, mineral, serta kolin menjadikan telur sebagai sumber gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, seperti halnya makanan lain, konsumsi telur secara berlebihan tetap perlu diperhatikan karena dapat menimbulkan sejumlah dampak terhadap kesehatan.
Bagi sebagian besar orang sehat, makan telur setiap hari umumnya aman sebagai bagian dari pola makan seimbang. Meski demikian, jumlah konsumsi, cara pengolahan, dan kondisi kesehatan masing-masing individu tetap menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan.
Kuning telur mengandung kolesterol alami. Meski penelitian terbaru menunjukkan kolesterol makanan tidak selalu berdampak besar terhadap kolesterol darah pada semua orang, konsumsi telur dalam jumlah berlebihan tetap perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau penyakit jantung tertentu.
Telur mengandung kalori yang relatif moderat. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau diolah dengan tambahan minyak, mentega, maupun bahan berkalori tinggi lainnya, total asupan energi harian dapat meningkat secara signifikan.
Terlalu sering mengandalkan telur sebagai sumber protein dapat mengurangi variasi makanan dalam menu harian. Padahal tubuh juga memerlukan nutrisi dari ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, buah, serta sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi secara lengkap.
Beberapa orang dapat mengalami rasa kembung, mual, atau ketidaknyamanan pada saluran cerna setelah mengonsumsi telur. Kondisi ini biasanya dipengaruhi sensitivitas individu terhadap kandungan tertentu dalam telur.
Telur merupakan salah satu makanan yang dapat memicu alergi, terutama pada anak-anak. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, ruam kulit, muntah, hingga gangguan pernapasan pada kasus yang lebih serius.
Mengonsumsi telur mentah atau setengah matang berisiko menyebabkan infeksi bakteri, termasuk Salmonella. Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko penyakit bawaan makanan.
Dampak kesehatan tidak hanya dipengaruhi jumlah telur yang dikonsumsi, tetapi juga cara memasaknya. Telur yang sering digoreng dengan banyak minyak atau dipadukan dengan makanan tinggi lemak dapat meningkatkan konsumsi lemak dan kalori harian.
Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan metabolisme lipid atau penyakit jantung tertentu, mungkin memerlukan pembatasan konsumsi telur sesuai anjuran dokter atau ahli gizi.
Pada sebagian individu, pola makan tertentu dapat berkaitan dengan munculnya masalah kulit, termasuk jerawat. Namun, hubungan antara konsumsi telur dan jerawat belum berlaku secara universal dan dapat berbeda pada setiap orang.
Kandungan protein dalam telur membuat makanan ini cukup mengenyangkan. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, seseorang bisa merasa terlalu kenyang sehingga mengurangi konsumsi makanan bergizi lainnya.
Telur yang tidak disimpan dengan benar berpotensi terkontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit. Oleh karena itu, penting memastikan telur disimpan pada suhu yang tepat dan tidak dikonsumsi setelah melewati masa simpan.
Telur sebenarnya bukan makanan tinggi natrium. Namun, konsumsi telur sering kali disertai garam berlebih, saus, daging olahan, atau makanan instan yang dapat meningkatkan asupan natrium secara keseluruhan.
Kebutuhan konsumsi telur berbeda pada setiap individu. Faktor usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, hingga pola makan secara keseluruhan menentukan jumlah telur yang tepat untuk dikonsumsi.
Kunci Utamanya Adalah Seimbang
Makan telur secara rutin tidak otomatis berbahaya. Justru bagi banyak orang, telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang dapat mendukung kesehatan tubuh.
Yang perlu diperhatikan adalah menjaga pola makan tetap seimbang, mengombinasikan telur dengan berbagai sumber nutrisi lain, memilih cara pengolahan yang sehat, serta memastikan telur dimasak dan disimpan dengan benar. Dengan demikian, manfaat telur dapat diperoleh secara optimal tanpa meningkatkan risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.