Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Ilustrasi bayam. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Dampak polusi udara terhadap tubuh ternyata bisa ditekan lewat pola makan, salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3. Nutrisi ini disebut mampu membantu tubuh melawan efek buruk paparan udara tercemar yang kini makin sering terjadi di berbagai kota.
Temuan ini berasal dari penelitian, seperti dikutip dari Indian Express, Rabu (2/4/2026), yang menunjukkan asam lemak omega-3 mampu menurunkan peradangan dan stres oksidatif akibat polusi udara hingga setengahnya. Efek ini terlihat dari uji yang dilakukan pada hewan, yang menjadi dasar penting dalam memahami respons tubuh terhadap polusi.
Polusi udara sendiri tidak hanya berdampak pada paru-paru. Partikel berbahaya dapat menembus organ vital lain, termasuk otak dan testis, sehingga meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.
Omega-3 Jadi Pelindung Tubuh
Peneliti utama Jing Kang dari Rumah Sakit Umum Massachusetts yang merupakan bagian dari Harvard Medical School menyebut omega-3 sebagai nutrisi yang memiliki potensi besar untuk melindungi tubuh.
"Saya pasti akan merekomendasikan konsumsi OFAs untuk melawan masalah polusi udara," ujar Kang.
Ia menegaskan bahwa omega-3 bukan sekadar alternatif, tetapi nutrisi dengan banyak manfaat kesehatan yang tidak dimiliki obat pada umumnya.
"OFAs dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya, tidak seperti obat, tapi nutrisi dengan begitu banyak manfaat," tambahnya.
Sumber Makanan yang Disarankan
Omega-3 bisa ditemukan dalam berbagai jenis makanan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah ikan laut, kacang kedelai, dan bayam.
Kombinasi konsumsi makanan tersebut dinilai mampu membantu tubuh mengurangi dampak polusi secara alami, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kualitas udara buruk.
Takaran Harian yang Dianjurkan
Untuk mendapatkan manfaat optimal, Kang menyarankan konsumsi omega-3 dalam jumlah dua hingga empat gram per hari.
Takaran ini dinilai sebagai langkah praktis untuk menekan risiko penyakit akibat polusi udara yang semakin meningkat.
Dengan meningkatnya paparan polusi di berbagai kota, pola makan sehat menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil di tengah lingkungan yang kurang bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Indian Express
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Samsung Galaxy A07 4G jadi HP Android terlaris dunia kuartal I/2026 versi Counterpoint, ungguli banyak pesaing di pasar global.
Ratusan warga Muhammadiyah dan masyarakat gotong royong membongkar atap MTsM 4 Sambungmacan Sragen yang ambruk.
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.